Masyarakat Minta Lapo Tuak dan Toko Penjual Miras di Kecamatan Ciruas Ditutup

- Penulis

Selasa, 22 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Penabanten.com, Serang – Sepekan Viral tewasnya seorang warga anyar singamerta ciruas meninggal dianiaya tiga rekannya karena tidak mau patungan membeli miras menjadi sorotan dikalangan masyarakat, pasalnya minuman keras masih dijual secara bebas di wilayah kecamatan Ciruas.

Siapa saja dengan mudah mendapatkan miras sekalipun itu pelajar ataupun anak dibawa umur, atau pun orang dewasa

Lokasi penjualan miras juga ada yang di dekat lingkungan sekolah dengan sasaran pembelinya adalah anak sekolah, seperti di samping SDN 1 Ciruas dari dulu sampai sekarang masih berjualan, dekat pasar Ciruas, di ruko Pelem kadikaran, ada lg Lapo tuak tengah pemukiman warga di kampung Gabral desa Ranjeng yang menjual secara bebas.

KR warga Ranjeng berharap agar instansi pemerintah terkait dan pihak kepolisian segera menindak tegas peredaran ataupun penjualan miras yang semakin berjamur di kecamatan Ciruas khususnya warung Lapo penjual tuak yang ada di kampung Gabral Desa Ranjeng.

Kami warga ciruas tidak ingin anak kami jadi korban miras, maka kami minta agar toko miras di kecamatan Ciruas ditutup, dan kami berharap Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, harus tahu keresahan masyarakat terkait dengan toko miras ini,” Ujar KR

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terakait

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terakait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terabru