Lapas Ciangir Motori Warga Binaan Dengan Lahan Pertanian

- Penulis

Jumat, 8 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang, Sebanyak 28 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kabupaten Tangerang mendapatkan edukasi Pertanian. Kegiatan yang dimotori oleh Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) ini merupakan bentuk dukungan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional. WBP yang sudah diberikan pembinaan tentang kemandirian diharapkan mampu menghasilkan produk barang ataupun jasa. Salah satunya dengan menanam jagung. Setidaknya dari edukasi ini WBP dapat memberikan kontribusi untuk pembangunan nasional secara nyata.

“Bukan hanya konsep saja, tapi mereka praktek langsung untuk membantu ketahanan pangan nasional,” ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Sri
Puguh Budi Utami kepada awak media di Aula Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kecamatan Panongan, Jumat (8/11/2019).

Untuk mendukung program ini, Kementerian Pertanian dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menghibahkan lahan seluas 15 hektare. Program ini rupanya juga dilakukan pada WBP yang ada di sejumlah Lapas lainnya. Selain Ciangir Ditjen PAS Kemenkumham juga melakukan di Lapas Kendal dan Nusakambangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi Ciangir 15 hektar, Kendal 15 hektardan Nusakambangan 20 hektar. Lebih ditingkatkan lagi edukasinya. Untuk lokasinya didalam sekitaran lingkungan Lapas. hasil panen jangung nantinya dapat dikembangkan lagi menjadi sebuah produk yang berguna bagi masyarakat luas,”ungkap Sri.

Kepala Lapas (Kalapas) Terbuka Kelas IIB Ciangir Kabupaten Tangerang, Sugeng Indrawan mengatakan, mekanisme waktu WBP dalam bertani yakni 8 jam perhari. Terhitung mulai pukul 8 pagi sampai 4 sore dan itu sudah termasuk dengan waktu istirahat. Selain bertani, warga binaan juga dapat menggarap peternakan dari mulai sapi hingga lele.

“Bagiannya kan pertanian, perikanan dan peternakan. Untuk saat ini 28 warga binaan, kami mulai aktif dari dua bulan lalu,” ujar Sugeng.

Untuk persentase pembagian pertanian untuk WBP akan mendapatkan bagian 50 persen dari jumlah keuntungan bersih.

“Sekitar 50 persen dari keuntungan bersih untuk setiap bidangnya,” jelas Sugeng.Menariknya, WBP yang sudah bebas nantinya dapat kembali lagi ke Lapas untuk bertani apabila kesulitan mendapatkan perkerjaan. Ditjen PAS Kemenkumham membuka program outsourcing bagi mantan warga binaan yang masih menganggur.
Artinya, Selain bertani, mantan WBP juga bisa bekerja di bidang lain termasuk menjadi pelatih bagi warga binaan baru.

“Harapan kami jelas, kalau di luar belum punya kerjaan nanti bisa pakai sistem outsorcing. Outsourcing sesuai keahlian yang mereka punya, tapi tinggal di luar karena mereka bukan warga binaan,” jelas Sugeng. (Mad)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru