Lakukan Kekerasan Terhadap Jurnalis, Anggota Satpol PP Dimutasi

Jumat, 1 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kota Tangerang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang penuhi tuntutan puluhan wartawan. Terkait, tindakan kekerasan oknum anggotanya terhadap seorang jurnalis yang sedang melakukan aksi demo mahasiwa di Puspemkot Tangerang, Rabu (30/1/2019) lalu.

Kepala Bidang Ketertiban Umum pada Satpol PP Kota Tangerang A Ghufron Falfeli menegaskan, bahwa oknum anggotanya yang melakukan tindakan kekerasan, saat ini telah dibebas tugaskan dari jabatan Komandan Pleton di lapangan menjadi staf di bidang Linmas dan selanjutnya akan dilakukan pembinaan lanjutan.

“Ada tindakan tegas dari kami jajaran Satpol PP berkenaan dengan kejadian kemarin. Kami secara pribadi dan secara institusi meyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan wartawan, adik-adik kita mahasiswa atas kejadian kemarin karena memang semua diluar kendali dan diluar kontrol,” terang Ghufron saat pers conference, di halaman Mako Satpol PP Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot, Kamis (31/1/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Diduga Lakukan Intimidasi Wartawan, Kantor Pol PP Kota Tangerang Akan Didemo

Setelah kejadian tersebut dirinya mengajak untuk bersama-bersama mengintopeksi diri, bahkan pihaknya juga akan mengevaluasi kinerja bawahannya pada saat anggotanya melaksanakan tugas di lapangan.

“Saya berharap kejadian ini bisa menjadikan moment buat kita semua, buat kami untuk introspeksi diri dan buat rekan-rekan media silahkan seandainya dari kami ada kesalahan di lapangan silahkan untuk saling mengoreksi. Saya sebagai komandan yang membawahi pasukan apapun yang dilakukan anak buah menjadi tanggungjawab saya,” ungkapnya.

Ghufron menambahkan, untuk anggotanya yang diduga melakukan pelecehan terhadap wartawan dengan mengatakan wartawan gadungan kepada salah seorang wartawan Tv Nasonal, pihaknya akan memberikan teguran keras.

“Terkait itu masih kita dalami ya, siapa pelakunya akan kami dalami dan akan kita beri peringatan tegas,” tandasnya. (Red)

Berita Terkait

Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi
Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Akibat Terlilit Hutang Kades Padaherang Kecamatan Angsana Diduga Gelapkan Insentif LKD Serta DD Banprov Dan Dana Bumdes Raib
Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW
Mahasiswa ABR Geruduk Inspektorat Pandeglang, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Desa Ciandur
Diduga Jadi Ajang Pungli Oknum RT/RW, Kios UMKM Taman Kota Sepatan Dikeluhkan Warga
Kapolsek Tirtayasa Klarifikasi Isu BBM Ilegal: Kasus Kini Ditangani Satreskrim Polres Serang

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 12:01 WIB

Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi

Senin, 12 Januari 2026 - 09:46 WIB

Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:09 WIB

Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong

Sabtu, 10 Januari 2026 - 04:57 WIB

Akibat Terlilit Hutang Kades Padaherang Kecamatan Angsana Diduga Gelapkan Insentif LKD Serta DD Banprov Dan Dana Bumdes Raib

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:33 WIB

Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:22 WIB

Mahasiswa ABR Geruduk Inspektorat Pandeglang, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Desa Ciandur

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:12 WIB

Diduga Jadi Ajang Pungli Oknum RT/RW, Kios UMKM Taman Kota Sepatan Dikeluhkan Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kapolsek Tirtayasa Klarifikasi Isu BBM Ilegal: Kasus Kini Ditangani Satreskrim Polres Serang

Berita Terbaru