Komisi IV DPRD Prov.Banten Soroti Kemacetan Di Sejumlah Ruas Jalan Kota Serang

Jumat, 1 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang- Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Juheni M Rois menyoroti kemacetan arus lalulintas di sejumlah ruas jalan di Kota Serang.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai, kemacetan arus lalulintas di Ibu Kota Provinsi Banten itu semakin parah. Karena itu pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk membuka Jalan Lingkar Utara (JLU) untuk mengatasi permasalah tersebut.

Menurut Juheni, JLU Kota Serang akan menjadi jalur alternatif kendaraan dari arah Kaligandu menuju Kidemang hingga ke Taman Kopassus di kawasan pintu Tol Serang Barat. Sehingga kendaraan dari Serang Timur atau Serang Utara menuju Serang Barat tidak perlu melintas di dalam kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terowongan Terondol, lampu merah Kaligandu itu setiap hari macetnya luar biasa. Ada “frontage” itu juga tidak cukup membantu mengurai kemacetan karena posisinya setelah terowongan (kalau dari perkotaan), yang macet itu kan di terowongannya. Karena itu harus segera dibuka itu Jalan Lingkar Utara, itu kan sebelum terowongan, jalurnya di pinggiran tol,” kata M Rois, kepada wartawan, Kamis (31/10/2019).

Juheni M Rois menuturkan, secara fisik JLU sudah ada. Namun, perlu diperlebar.

“Idealnya itu (JLU) buka dua jalur dengan lebar 20 meter atau minimal 10 meter. Jika memungkinkan dari Tol Serang Barat itu disodet, dibelokan. Sehingga dari Jakarta tidak perlu lewat kota. Kalau mau ke Banten Lama bisa lewat terowongan di Kidemang. Orang Kalodran atau Kasemen misalnya, itu nanti kalau Mau ke Cilegon tidak perlu lagi lewat dalam kota,” katanya.

Komisi IV, kata dia, sudah mendorong hal tersebut ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Kami sudah bicara ke Bappeda, PUPR, dan TAPD. Tahun depan DEDnya (Detail Engineering Design) harus ada. Harus serius karena ini untuk mengatasi kemacetan di Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten. Pokoknya itu wajib lah,” ucap Juheni. (Bd/red)

Berita Terkait

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat
Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat
Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD
Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif
Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait
Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura
Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:00 WIB

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:58 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:56 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:29 WIB

Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:48 WIB

Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:46 WIB

Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:44 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:57 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terbaru