Ketua Geram Banten Nilai DPRD Kabupaten Tangerang Mandul 8 Bulan Surat Pengaduan Warga Belum Ada Respon

- Penulis

Selasa, 9 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Ketua Umum (Ketum) Geram Banten Indonesia angkat bicara soal surat pengaduan warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang yang di tujukan kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang.Senin (08/03/2021

Surat pengaduan itu, terkait tanah bengkok milik Desa Tobat yang di jadikan sebagai lokasi pembangunan pasar tematik Sentiong Kecamatan Balaraja dengan nama Balaraja City Square, di lahan seluas kurang lebih 6,18 hektar yang di klaim sebagai asset Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja.

Diketahui sebelumnya, sudah delapan bulan lamanya surat pengaduan warga Desa Tobat belum mendapatkan respon dari Ketua DPRD Kabupaten Tangerang sebagai tindak lanjut dari surat pengaduan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Geram Banten Indonesia, H. Alamsyah, MK kepada Awak Media menilai, lambatnya respon Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dalam menyikapi surat pengaduan warga Desa Tobat, Ia menganggap DPRD Kabupaten Tangerang ‘Mandul’ untuk menyikapi persoalan tersebut.

“Kurang lebih delapan bulan surat pengaduan warga Desa Tobat tanpa respon, padahal ramai di kabarkan media bahwa ada gejolak di lapangan sampai terjadi pemasangan plang oleh warga Desa Tobat pada 12 November 2020 lalu, di lokasi lahan pembangunan pasar tematik,” kata Alamsyah

“lalu apa fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang kalau merespon pengaduan dari warga saja lambat, sehingga sangat wajar kalau saya katakan DPRD Kabupaten Tangerang mandul untuk menyikapi persoalan ini,” ucap Alamsyah

Alamsyah menyampaikan, seperti yang di kabarkan media ini sebelumnya, Bahwa warga Desa Tobat pernah melayangkan surat pengaduan pada tanggal tanggal 2 Juli 2020 tepatnya sekitar delapan bulan lalu, di susul dengan surat ke dua permohonan audiensi pada 15 Oktober 2020 kepada Ketua DPRD Kabupaten Tangerang melalui Sekretariat DPRD (Sekwan) Kabupaten Tangerang namun belum juga mendapatkan respon hingga saat ini.

“Rekan media kan juga sudah melakukan konfirmasi ke Ketua DPRD Kabupaten Tangerang bahwa surat tersebut sudah di disposisi kepada komisi dua dan komisi satu, bahkan di cek kembali oleh rekan media bahwa komisi dua dan komisi satu belum menerima berkas disposisi seperti yang di informasikan oleh ketua DPRD Kabupaten Tangerang, di kemanakan surat pengaduan dan permohonan audiensi warga Desa Tobat tersebut,” katanya.

Alamsyah menambahkan, Dalam hal ini dirinya meminta kepada Ketua DPRD Kabupaten Tangerang untuk segera mungkin merespon dan menindaklanjuti surat pengaduan dan audiensi yang dilayangkan warga Desa Tobat.

“Persoalan ini harus di sikapi dengan serius apalagi informasi yang ada Warga Desa Tobat akan mengadakan aksi pengusiran kepada Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja dan pelaksana kegiatan proyek pembangunan pasar tematik PT Imperial Bangun Persada di lokasi yang diakui Desa Tobat sebagai tanah bengkok asset milik Desa Tobat,” tutupnya.
(Frans)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru

Gubernur Banten

Relawan Pos Pengamanan Lebaran Dapat Apresiasi Gubernur Andra Soni

Selasa, 24 Mar 2026 - 04:40 WIB