Kepsek SMAN 1 kab-Tangerang dinilai egois . gubernur Banten di minta segera memecat

- Penulis

Minggu, 25 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Tahun ajaran 2021-2022 SMAN 1 kabupaten mendapat kuota sebanyak 432 siswa baru untuk 12 rombel 6rombel jurusan IPA.5 rombel jurusan IPS.1rombel jurusan bahasa.untuk jalur zonasi 60 persen . prestasi 20 persen.afirmasi15 persen.serta perpindahan orang tua 5 persen .dari informasi yang dikumpulkan tim wartawan pos publik di lapangan cukup banyak siswa-siswi berprestasi yang berdomisili di wilayah sekitar Balaraja yang notabene sangat dekat dengan sekolah SMAN 1 kabupaten Tangerang . namun sekolah tersebut sampai waktu yang telah ditetapkan untuk daftar ulang terakhir adalah tanggal 9 Juli namun mengapa sampai tanggal 10 juli 2021 masih menerima pendaftar ulang itu hanya sampai 394 siswa padahal kuota 432.hal tersebut jelas cukup banyak bangku yang kosong.hal membuat para LSM serta wartawan ingin membantu para anak bangsa dalam menimbah ilmu . namun para sosial countrol mendapatkan jawaban yang sangat sombong serta kegoisan dari R.tanjung sekartiani.y.Spd dengan NIP.196709031990032007 yang di dampingi oleh suami yang notabene guru di SMAN 8 kabupaten Tangerang .. kepala dengan sombong nya berkata mau anggota DPRD . bahkan anak wakil bupati Tangerang saya tolak . tetap saya ikut aturan serta prosedur .

Sehubungan dengan adanya ucapan yang menyebut anggota DPRD ditolak tim media pospublik mengkonfirmasi astayudin Dari partai Gerindra selaku wakil ketua DPRD kabupaten Tangerang mengatakan .kita adalah pelayan masyarakat jadi berbuat baiklah terhadap semua masyarakat apalagi dunia pendidikan tempat mencetak penerus bangsa ini yang berkualitas .apa yang diucapkan kepala sekolah di depan teman wartawan dan LSM menunjukkan betapa nol besar pemikiran kepala sekolah tersebut.. tandasnya

Sehubungan dengan adanya stagmen kepala SMAN 1 kabupaten Tangerang kembali tim wartawan pospublik dan beberapa wartawan lain mendatangi makmur napitupulu selaku bidang Litbang DPP GWI dikediaman mengatakan .apa yang diucapkan kepala telah mencoreng nama kepala sekolah terlebih dinas pendidikan provinsi Banten . tambah nya dengan kejadian sudah selayaknya gubernur Banten bapak Wahidin Halim secepat nya mencopot jabatan sebagai kepala ..saya bingung bila melihat jam terbang kepala sekolah serta gelar yang dipunya bila dibandingkan dengan kepala sekolah sebelumnya.beliau belum layak memimpin di SMAN 1 kabupaten Tangerang yang dari Banten masih satu dengan Jawa barat cukup banyak mencetak orang penting di negeri Indonesia.jangan sampai masyarakat Balaraja tidak ingin mendaftarkan anak nya di SMAN 1 kabupaten Tangerang bila masih ibu tanjung kepala sekolah disana . katanya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim media penabanten mengkonfirmasi orang tua murid yang berinisial D mengatakan waktu itu saya didampingi pak makmur napitupulu menemui kepala namun tidak ketemu . melainkan di temui oleh panitia PPDB . seharusnya anak bapak diterima secara otomatis karena bapak seorang TNI dengan mengurus perpindahan tugas.orang tersebut berkata maaf pak disini tidak ada laut saya seorang marinir ngurus perpindahan tugas ungkap beliau .namun tanpa disengaja ketua panitia berkata selama ini jika memang ada kekosongan kepala sekolah selalu ingin berjuang demi anak bangsa .. dengan ucapan dari panitia tersebut saya memahami sehingga anak saya jadi korban .saya tinggal dibalaraja sudah sepantasnya saya mendaftarkan Buatanaknya dibalaraja kata . tertunduk lesu memikirkan putri tunggal yang selalu murung.tuturnya

TIM/Risk

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru