Kasus Penangkapan Wilson Lalengke Mendunia, Jurnalis Libanon: This is So Bad!

- Penulis

Rabu, 20 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comJakarta, Berlarut-larutnya penyelesaian kasus hukum yang menimpa Ketum Umum PPWI Wilson Lalengke, dan kawan-kawan, akhirnya mengundang berbagai komentar dari banyak pihak. Kasus tersebut bahkan juga direspon oleh kalangan Jurnalis Internasional.

Dr. Abdulrahman Dabboussy, seorang Jurnalis berkebangsaan Libanon salah satunya. Aktivis yang aktif di salah satu media berbahasa Arab di negaranya itu mengirimkan press releasenya ke sekretariat PPWI Nasional di Jakarta, Senin (18 April 2022).

Dalam suratnya berbahasa Inggris, Dr. Dabboussy menyampaikan rasa keprihatinannya yang mendalam atas kasus yang menimpa salah satu tokoh pers nasional Indonesia, Wilson Lalengke. Dia menilai bahwa penanganan polisi terhadap ketua PPWI itu sangat buruk dan tidak manusiawi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“It is very sad to know that Mr. Wilson Lalengke jas been threatered like terrorist by the Indonesian Police,” ujar Dabboussy, yang pernah berkunjung ke Indonesia beberapa tahun lalu, dalam suratnya.

Jurnalis Libanon yang tinggal di Beirut tersebut mengatakan bahwa cara aparat hukum menyelesaikan masalah yang dihadapi Wilson Lalengke sangat tidak lazim dan aneh. Menurutnya di bagian dunia manapun, termasuk negara-negara Timur Tengah yang karakter masyarakatnya keras, masalah perusakan hanya diselesaikan dengan perdamaian, pemberian maaf dan ganti rugi bila ada barang yang rusak.

“No need to go to the court. It’s wasting time, energy and money,” tegas Dabboussy.

Masyarakat Indonesia yang mayoritas moslem, tambah Dabboussy, seharusnya memiliki hati yang ikhlas untuk saling memaafkan jika terjadi hal-hal sebagaimana terjadi pada kasus perobohan papan bunga yang dilakukan Wilson Lalengke dan kawan-kawan.

“It’s absurd when people have to fight in court for a very simple case. This is so bad,” tambah jurnalis yang ahli di bidang teknologi informasi ini.

Lagi menurut Dabboussy, fenomena hukum dalam kasus Wilson Lalengke di Lampung Timur itu mencerminkan proses penegakan hukum di Indonesia yang sangat menyedihkan dan jauh dari nilai-nilai Islam maupun nilai humanisme yang dijunjung tinggi oleh masyarakat dunia.

“In many countries, people like Wilson should be protected and respected because there is so little in number people who serve for freedom of the press and fight for human right,” pungkas Dabboussy dalam suratnya. (PPWI/red)

Berita Terakait

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Berita Terakait

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Berita Terabru