Jeritan Pilu air mata Darah. Tanah garapan Petani Diduga Diambil Alih oleh Oknum Yang Tidak bertanggung jawab

- Penulis

Senin, 9 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com Kabupaten Subang Jawa barat, Indonesia adalah negara dengan lahan gambut terbesar kedua didunia.Lahan gambut memiliki manfaat yang luar biasa. Salah satunya dapat menyimpan karbon dalam jumlah banyak.Lahan gambut bisa menampung hingga 30 persen jumlah karbon dunia. Selain itu, lahan gambut memiliki fungsi untuk mencegah perubahan iklim, bencana alam, hingga menjadi penunjang perekonomian masyarakat sekitar.

Sementara, lahan gambut yang berlokasi dikampung sumur jaya, Desa Sidajaya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Lahan gambut seluas 130 hektar tersebut, digarap para petani dari tahun 2020 dengan sistem sewa pakai pertahun tiga juta rupiah dengan luas satu hektar. Sistem yang sudah disepakati para petani kepada pihak Pemerintah Desa Sidajaya melalui Kepala Dusun (Kadus) sumur jaya, Karso.

Kelompok Sumber Jaya Tani (SJT) yang sudah menggarap lahan asset negara selama dua tahun dibidang sektor perkebunan tebu, terong dan bertani. Karena, lahan garapan yang merupakan sumber kehidupan sehari – hari untuk menafkahi keluarganya. Kini, pupus sudah harapannya, karena lahan garapan yang menjadi sumber kehidupan keluarganya, diduga telah diambil alih oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Akhirnya para petani hilang mata pencariannya, dimana untuk menghidupi keluarganya hanya mengandalkan berkebun dan bertani. Apalagi dikala masa pandemi Covid – 19 yang belum berlalu, para petani semakin sulit untuk memberikan nafkah keluarganya, dikarenakan sudah tidak bisa lagi berkebun dan bertani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditemui awak Media Purna Polri, dan media penababten.com Ketua kelompok Sumber Jaya Tani, Watir mengatakan petani sudah menggarap lahan gambut dari tahun 2020 dibidang sektor perkebunan tebu, terong dan padi. Hal ini sesuai dengan kesepakatan para petani dengan sistem sewa pakai pertahun tiga juta rupiah dengan pihak Kepala Dusun (Kadus), Karso.

“Sekarang para petani merasa dirugikan dikarenakan lahan garapannya sudah dibajak oleh kelompok lain, itu pun tanpa musyawarah lagi kepada para petani yang sudah lebih dulu menggarap lahan gambut tersebut,” ucapnya, Senin (09/08/2021).

Pantauan awak Media Purna Polri dan penabanten.com dilokasi lahan gambut, saat ditemui salah satu pekerja, dirinya mengatakan, saya baru dua hari kerja, saya kuli sama Pak Sakri, kalau yang gaji Pak Kayat. Ini punya anaknya mantan lurah, barak. Yang empat hektar punya Pak Sakri,” ucapnya kepada awak Media, digubuknya, Senin (09/08/2021).

Hingga berita ini ditayangkan, saat dikonfirmasi awak Media Purna Polri dan penabanten.com kepala dusun kampung sumur jaya, dikediamannya, Karso belum dapat ditemui dan via seluller tapi dirinya (Karso -red) belum bisa komentar.” Tandasnya.

( Team/Ateng )

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru