Penabanten.com, Cisoka, Tangerang – Bangunan JDEYO Bilyard & Cafe yang dibangun diwilayah Kp Saga RT 004/003 Desa Caringin kec Cisoka kab Tangerang Banten, Menurut Jaya pemilik rumah yang berada dibelakang bangunan bilyard bahwa dirinya sebagai warga sekitar yang rumahnya tidak layak huni belum pernah menandatangani dan diberikan kondensasi, imbas dari pagar bangunan bilyard & cafe membuat jaya dan istri suarsih ketakutan karena pernah terjadi saat malam sekira pukul 20:00 jaya dan keluarga sedang berkumpul dirumahnya terdengar suara reruntuhan yang dikira jaya dan istri bahwa reruntuhan tersebut berasal dari ranting pepohonan yang jatuh saat jaya mengecek kesamping rumah reruntuhan tersebut berasal dari pagar bangunan bilyard & cafe, setelah kejadian itu jaya bersama keluarga tidak berani lagi menempati rumahnya dan mereka setelah kejadian itu sampe saat ini selalu menumpang tidur dirumah tetanggannya khawatir hal tersebut terjadi lagi.
Sesudah kejadian robohnya pagar bangunan bilyard & cafe yang menimpa rumahnya jaya melaporkan kepada RT, RW akan tetapi sampe saat ini sudah satu bulan lebih laporan tersebut belum ada tindakan, Jaya dan Istri mencari keadilan karena merasa dirinya orang tidak mampu seperti disepelekan dengan keadaan jaya yang sangat memperihatinkan dan rumahnya pun tidak layak huni
” Saya orang sini asli bukti kepemilikan rumah suratnya “Girik” dan Giriknya jadi satu lurah juga tau, dari pemerintah gak ada sama sekali yang datang , abah mah hanya pengen tentram sekarang abah nginap dirumah orang takut ambruk lagi, udah dibilangin sama engkoh jawabnya gampang gampang aja bangunan itu yang punya logo mas toko matrial depan, mau tidur aja ngeri sedangkan pagar tingginya 3,5 meter abah 4 kali lapor ke RT, RW belum ada tanggapan ,” Kata Abah Jaya saat ditemui awak media dirumahny, Rabu (4/02/2026) Siang.
Masih bersama abah Jaya ” Rumah abah kaya kandang kambing kalo ketimpa abah mau tinggal dimana, mau usaha apa mau ngontrak juga ngontrak gimana gak ada uang
tolong diperhatikan orang kecil orang susah dan udah tua ini lapor kesana kemari gak ditanggapi iya iya begitu aja saat dapur untuk masak ancur,, sempet lapor ke RT, RW, Jaro gak ada penolong semua gak ada dan sebelum ada bangunan bilyard rumah abah dulu, bangunan ijin ke lingkungan gak ada malah kata RT saya sudah tulis punggung kalo saya udah tanda tangan kata pengacara, abah demi allah dari
rosululoh tanda tangan apa lagi nerima imbalan gak demi allah, rapiin rumah karpet pada ancur aja sendiri,” jaya
Lanjut Suarsih istri dari abah Jaya
” Malam jam 8 lagi pada kumpul aja didalam dikirain mah pohon atau ranting gak taunya pagar roboh, pemilik bangunan bilyard gak ada yang datang kalo tanah ini milik abah, saya sebagai istri hanya pengen keadilan dari pihak bilyard bahasanya entar sabar sampe sekarang, kalo usaha sehari hari abah mijit saya kuli, ” Tambahnya.








