JAM-Banten Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penjualan Aset BUMDes Surakarta

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Jaringan Aspirasi Masyarakat (JAM) Banten mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penggelapan aset Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Surakarta Makmur di Desa Surakarta, Kecamatan Pagelaran, Pandeglang. Tuntutan ini muncul setelah viralnya berita terkait ketua kelompok BUMDes berinisial JJ yang diduga menjual 69 ekor bebek tanpa sepengetahuan pengurus lain dan pemerintah desa.

N. Sujana Akbar, salah satu tokoh JAM-Banten, mengecam keras tindakan tersebut dan menegaskan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.

“Ini bukan perkara sepele. Ini adalah dugaan penggelapan aset desa, dan kami menilai ini harus diproses secara hukum. Jika tindakan seperti ini dibiarkan hanya dengan ‘komitmen ganti rugi’, maka ke depan pengelolaan BUMDes akan rawan disalahgunakan,” tegas Sujana kepada wartawan, Selasa (27/08/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski Kepala Desa Surakarta, TB Ucid Rosyadi, telah mengonfirmasi bahwa JJ membuat surat pernyataan untuk mengganti kerugian dalam waktu satu bulan, JAM-Banten menilai janji ini tidak menghapus unsur dugaan tindak pidana yang telah terjadi.

“Kami mengapresiasi niat baik untuk mengganti, tetapi hukum tidak bisa didiamkan. Pengelolaan dana dan aset desa wajib transparan, dan pelanggaran seperti ini adalah bentuk penyimpangan serius. Kalau dibiarkan, akan menjadi preseden buruk bagi desa-desa lain di Banten,” lanjut Sujana.

JAM-Banten juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap BUMDes dan mendesak Inspektorat Daerah serta aparat penegak hukum untuk ikut turun tangan.
“BUMDes dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, bukan menjadi lahan bagi oknum untuk bermain-main. Kami meminta agar Inspektorat Daerah, APIP, dan bahkan APH (aparat penegak hukum) ikut turun tangan,” tambahnya.

JAM-Banten menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan siap menerima laporan masyarakat jika ditemukan indikasi penyimpangan lainnya dalam pengelolaan BUMDes Surakarta Makmur.

Berita Terkait

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:29 WIB

Nilai Diduga Berubah, Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Duga Ada Kecurangan

Berita Terbaru