Jalan Kotor dan Licin, Warga Buaran Jati Keluhkan Aktivitas Galian Tanah

- Penulis

Rabu, 4 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Warga Kampung Buaran Jati, Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri dan pengguna Jalan Raya Jatiwaringin, mengeluhkan aktivitas galian tanah yang membuat jalan menjadi kotor dan licin ketika hujan turun.

Muhammad Surta, salah satu warga Kampung Buaran Jati RT 01/ RW 02, Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri mengatakan, aktivitas truk galian tanah yang beroperasi di dekat TPA Jatiwaringin itu mengganggu masyarakat. Pasalnya, truk tanah yang mondar-mandir membawa tanah membuat Jalan Raya Jatiwaringin kotor dan tertutup oleh tanah merah, sehingga jika hujan turun jalan menjadi sangat licin.

“Kemarin-kemarin mah musim panas ngebul banget. Sekarang udah turun musim penghujan, jalan jadi sangat kotor dan becek. Kelihatannya jadi kaya bukan jalan coran, tetapi jalan tanah merah. Jalannya juga sangat licin, banyak yang jatuh, kemarin juga,” kata Surta kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Surta, galian tanah itu sudah beroperasi sejak lama, namun tidak ada penindakan atau teguran tegas dari dinas terkait. Kata dia, galian tanah tersebut sudah sangat dalam dan sudah termasuk kategori merusak lingkungan.

Baca Juga : Tawuran Pelajar Telan Korban Jiwa, Kapolresta Tangerang Wajibkan Semua Anggota Jadi Irup di Sekolah

“Sudah lama itu, kurang lebih sekitar satu tahun sudah ada. Galiannya saja sudah dalem sekali, kalau diberi air bisa menjadi danau, tetapi pihak yang berwenang diam saja,” katanya.

Sementara itu, Sinta, salah satu pengguna Jalan Raya Jatiwaringin mengatakan, akibat adanya aktivitas galian tanah tersebut, jalan menjadi sangat licin karena tertutup tanah merah dan membuat pengguna jalan jatuh terpeleset. Dia mengaku sempat terjatuh ketika melintasi jalan tersebut. Namun dia bersyukur hanya luka ringan, karena sedang melaju dengan kecepatan sekitar 20 KM/jam.

“Tadi saya jatuh, licin banget. Jadi takut saya lewat sini kalo habis ujan. Soalnya tanah yang nutupin jalan tebel banget,” katanya.

Dia berharap jika galian tanahnya tidak ditertibkan, setidaknya pihak pengembang menyediakan tenaga kerja yang bersedia membersihkan tanah yang tercecer ke jalan raya. Sehingga kondisi jalan tetap bersih, meski ada aktivitas truk galian tanah.

“Kalau bisa ditertibkan, karena saya sempat baca berita kata Kasatpol PP, galian tanah di Kabupaten Tangerang itu ilegal semua. Kalau tidak ditertibkan setidaknya pihak pengembang atau pengelola menyiapkan orang untuk membersihkan jalan,” harapnya. (Mad)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru