penabanten.com, Pandeglang – Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berfungsi untuk menstabilkan kondisi tanah, selain itu bertujuan agar Jalan yang labil tidak bergerak sehingga jalan bila dilintasi oleh kendaraan tidak gampang longsor.
Adanya dugaan pekerjaan TPT asal jadi Seperti yang terlihat di jalan Cibodas Cipinang, kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang, program Jaka mantul (Jalan Kabupaten Mantap Betul) dengan anggaran sebesar Rp 2.139.708.977 bersumber dari dana APBD Kabupaten Pandeglang tahun anggaran 2022 yang dikerjakan oleh CV. Tridaya.
Bangunan TPT tersebut dibangun bukan dari dasar tanah, namun menempel hanya beberapa senti meter saja diatas TPT yang lama yang kondisinya sudah terlihat rapuh.
Arka salah seorang pekerja Saat dimintai keterangan mengatakan bahwa betul TPT yang sudah ada kami tambahkan dengan pasangan yang baru itu pun atas perintah Pak Edi, Arka menambahkan bahwa pelaksana dan konsultanya jarang ada di lokasi.
Masih ditempat yang sama Edi yang mengaku penyedia tenaga saat dikonfirmasi mengatakan bahwa apa yang kami kerjakan sesuai dengan yang diperintahkan oleh Pak Salinu dia adalah Pelaksana atau Kontraktor. Perintah Pak salinu kami jangan melakukan pembongkaran TPT yang sudah ada langsung ditimpah saja, ujar Edi.
Edi juga membenarkan bahwa Pelaksana jarang kelokasi, kalau Bapak mau lebih jelas silahkan aja hubungi Pak Salinu, kalau saya hanya menjalankan perintahnya, imbuh Edi.
Ditanya soal upah kerja Edi mengatakan sistem borongan dihitung kubikasi, satu kubiknya saya dibayar Rp. 100 ribu dan kepara pekerja saya bayar Rp. 90 ribu.
Dilokasi pekerjaan TPT, Kamis, 07/04/2022 tidak ditemukan Pelaksana atau Kontraktor, namun kami awak media mencoba menghubungi Salinu yang katanya Pelaksan melalui Celuler maupun pesan WhastApp namun tidak ada respons atau jawaban, hingga berita ini di terbitkan.
(Ron)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT













