Penabanten.com – Kota Serang – Bank sampah Perisai Banten jadikan pusat pasar kerja ikhtiar atasi pengangguran. Perisai Banten berupaya mengoptimalkan peran Bank sampah perisai Banten guna mengatasi pengangguran akibat dampak pandemi covid 19 di masyarakat wilayah provinsi Banten
“Kita mempunyai target agar di Setiap RT bisa membuka Bank sampah perisai banten agar masyarakat produktif Dan pintar memilah sampah agar bisa mendapatkan keuntungan. Dan menjadikan lingkungan bersih. Serta peran masyarakat yang pintar dalam mengelola sampah agar bisa berpenghasilan,” kata ketua umum Perisai Banten Ki Banteng Wulung.
Ki banteng mengoptimalisasi peran Bank sampah untuk dijadikan prioritas daam mengurangi pengangguran dan mencoba untuk memberikan pelatihan, modal Dan perlengkapan. Agar masyarakat lebih cermat Dan mudah dalam menjalankan Bank sampah perisai banten, sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang dapat membantu keuangan masyarakat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ki banteng mengatakan banyak masyarakat antusias dalam kehadiran Bank sampah perisai banten ini. Karena nantinya, Setiap unit Dan cabang akan memerlukan tenaga kerja. Termasuk memiliki berbagai pelatihan yang memudahkan masyarakat yang ingin membuka bank sampah perisai mendapatkan pekerjaan yang sesuai bidangnya, sekaligus membantu meningkatkan kemampuan masyarakat ke depan.
“Maka dari itu banyak yang berharap kepada Bank sampah perisai banten ini, utamanya agar dapat menjadi hub atau jembatan bagi masyarakat dan peluang/kesempatan usaha yang ada,dan Alhamdulilah bank sampah ini sudah memiliki 6 cabang yang tersebar di Banten dan bank sampah ini pun berpusat di Kota serang tepatnya di kp domba” ujarnya.
Agar Bank sampah perisai banten berjalan optimal, diperlukan adanya sinergi dan kolaborasi antar unit yang ada di dalam struktur bank sampah perisai banten. Harapannya dapat memberikan dampak positif pada penyerapan tenaga kerja di Banten
“Untuk itu, mari kita bersinergi secara berkesinambungan untuk bersama-sama memberikan kontribusi dan partisipasi positif dalam meningkatkan kompetensi masyarakat dalam rangka mewujudkan Indonesia sejahtera, cerdas, inovatif, adaptif dan sebagainya,”paparnya.
“Dan membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan sumber pertumbuhan baru, kewirausahaan. Semua ini bertujuan untuk menurunkan angka pengangguran,” tutup Ki Banteng. ( Riska)













