Isu Mafia Tanah Di Pantura Tangerang Coreng Nama Baik Wilayah

- Penulis

Rabu, 4 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Tokoh Pemuda Nahdiyin wilayah Pantura Kabupaten Tangerang Muhammad Yusuf angkat suara terkait menyikapi pihak tertentu yang coba mengganggu kemajuan di wilayahnya dengan mengeksploitasi narasi mafia tanah.

“Eksploitasi narasi mafia tanah sengaja di ciptakan kemudian menjadi stigma buruk. Motifnya di duga kuat tidak senang jika wilayah pantura maju menjadi kota mandiri dan taraf ekonomi masyarakatnya meningkat,” ujar Yusuf kepada wartawan, Rabu (4/8/2021).

Yusuf mengakui jika di suatu wilayah tentu akan menemukan suatu persoalan tak terkecuali urusan tanah yang dimana ada jalur penyelesaian secara konstitusional. Namun, ia menilai pihak tertentu mencoba menganggu iklim investasi yang tengah progress dikerjakan dengan menggiring opini bahwa sejak adanya investor di pantura muncul mafia tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat pantura ingin maju, jangan membuat isu mafia tanah di wilayah kami. Saya dengar yang mengembuskan isu itu kan orang pintar, jika memang ada persoalan yah selesaikan dengan jalur secara konstitusional. Jangan ganggu iklim investasi,” tandasnya.

Lebih jauh menuturkan, narasi mafia tanah yang dilontarkan tersebut bukan berasal dari masyarakat pribumi pantura. Oleh karenanya, menurut Yusuf sama saja dengan mencoreng nama baik wilayah pantura Kabupaten Tangerang hingga berdampak pembunuhan karakter.

“Saya rasa Kabupaten Tangerang wilayah pantura sangat tercoreng nama baiknya sampai membunuh karakternya. Orang diluar pantura bicara ada mafia tanah seolah-olah paling tau kondisi wilayah sini,” tegas pria pribumi asal Kecamatan Pakuhaji ini.

Disisi lain, Yusuf mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dimana sudah tepat manggaet investor di wilayah pantura. Sehingga, harapan untuk meningkatan pertumbuhan ekonomi akan lebih terealisasi.

Menurut dia, itu merupakan suatu langkah good govermance dimana pemerintah, rakyat dan pengusaha atau investor bersinergi.

“Pemerintah daerah sudah berhasil mengarah kepada good govermance. Tinggal peran rakyat khususnya diwilayah pantura mengawal, mengkontrol dan berikan gagasan inovasi untuk lebih merealisasikan pertumbuhan ekonomi,” pungkas Yusuf.

Senada, Koordinator Pantura SEMA Tangerang Raya Alfi Budairy menuturkan secara empiris, animo masyarakat sangat bersuka-cita dengan kehadiran investor atau pengembang membantu pemerintah membuka lapangan kerja.

“Cuma yang jadi catatan, perhatikan dan lindungi hak-hak pekerja sebagaimana aturan yang berlaku. Cacatan ini berlaku bagi pengembang yang sudah dan akan berdiri melakukan aktivitas komersilnya,” ujar Alfi.

Selain itu, dirinya merupakan warga pantura menyatakan memiliki jiwa primordial untuk memajukan wilayahnya tanpa sifat pragmatis untuk mendapat keuntungan pribadi.

“Sifat primordial saya akan terus menyebar ke kawan-kawan untuk memajukan wilayah pantura. Bukan pakai pola pragmatis membuat gaduh tapi ujung-ujung mencari keuntungan pribadi,” tandas Alfi

“Seperti akhir-akhir ini diketahui ada pihak tertentu memanfaatkan isu mafia tanah di pantura dan menjadi penumpang gelap. Bahkan ibarat maling teriak maling untuk mencari keuntungan pribadi sebesar besarnya dan mau menjadi pahlawan kesiangan,” sambungnya. ( Riska)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru