Intaian Maut di Jalan Sepatan-Pakuhaji: Kendaraan Berat Melanggar Jam Operasional, Warga Menjerit

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Warga di Kecamatan Sepatan dan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, kini dicekam rasa was-was setiap kali melintas di jalan raya. Selain persoalan infrastruktur jalan yang rusak, kehadiran truk kontainer dan kendaraan berat selama 24 jam penuh mengubah jalur tersebut menjadi “jalur maut” bagi pengendara sepeda motor.

Aktivis mahasiswa, Pungki Ariwibowo, mengungkapkan bahwa pengalihan arus kendaraan berat ke jalan raya Pakuhaji-Sepatan terjadi sejak adanya perbaikan Jembatan Kalibaru. Truk-truk besar menuju kawasan pergudangan kini melintas tanpa henti, mengabaikan keselamatan publik.

“Kontainer dan truk besar yang melintas tidak hanya membahayakan nyawa pengendara motor, tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan masyarakat akibat polusi debu yang pekat,” ujar Pungki, Minggu (3/5/2026).

Pria yang akrab disapa PAW  ini menegaskan bahwa aktivitas kendaraan berat tersebut secara terang-terangan melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 12 Tahun 2022 tentang Pembatasan Waktu Operasional Mobil Barang.

Ia menyayangkan sikap para pengusaha di wilayah Pakuhaji yang terkesan kebal hukum dan tidak mengindahkan aturan kepala daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakpatuhan Pengusaha dianggap abai terhadap jam operasional yang telah ditentukan.
Bupati saja tidak dihormati aturannya, apalagi kami masyarakat biasa,” tegas PAW.

Bukan sekadar kekhawatiran, ancaman maut ini telah memakan korban jiwa. Pada Sabtu (2/5/2026) sore kemarin, sebuah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut terjadi di Jalan Raya Sepatan yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat.

PAW menilai insiden ini adalah bukti nyata bahwa pengabaian aturan berujung pada hilangnya nyawa manusia. “Ini bukti bahwa aturan tidak bisa dipandang sebelah mata. Harus ditaati oleh semua pihak, baik pengusaha maupun masyarakat,” tambahnya.

Sebagai pimpinan organisasi kepemudaan di Kecamatan Sepatan, PAW mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mengambil langkah lebih tegas. Ia mendorong agar payung hukum pembatasan jam operasional ditingkatkan statusnya.

“Perbup harus diubah menjadi Perda agar ada sanksi yang lebih konkret dan tegas bagi mereka yang terus melanggar aturan,” pungkasnya.

Berita Terakait

Ketua HAMAS Terpilih Ingatkan Bupati Serang: Pergantian Sekda Jangan Berdasarkan Siapa Ponakan Siapa, Kompetensi Harus Diutamakan!
Acara Pisah Sambut Kapolres Serang Diwarnai Protes Insan Pers, Sambutan AKBP Bobby Danuardi Dinilai Abaikan Organisasi Wartawan
HAMAS Desak Evaluasi Sekda Serang, Nama Lalu Farhan Nugraha Menguat sebagai Calon Pengganti Zaldi Dhuhana
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Ajak Santri Berinovasi dan Kuasai Teknologi
Nama Lalu Farhan Menguat, Bayang-bayang Pergantian Sekda Terbuka Lebar Pasca HUT ke-500 Kabupaten Serang
Liput Aksi Ricuh di Pendopo Serang, Wartawan Ekbisbanten Diduga Dikeroyok Oknum Polisi dan Ponsel Dirampas
Hendak Menyeberang ke Toilet, Sopir Truk Ayam Asal Lampung Tewas Tertabrak Kereta Api di Bogeg Serang
Galian Tanah di Kragilan Serang Disidak Mendes, Langsung Ditutup

Berita Terakait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Ketua HAMAS Terpilih Ingatkan Bupati Serang: Pergantian Sekda Jangan Berdasarkan Siapa Ponakan Siapa, Kompetensi Harus Diutamakan!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Acara Pisah Sambut Kapolres Serang Diwarnai Protes Insan Pers, Sambutan AKBP Bobby Danuardi Dinilai Abaikan Organisasi Wartawan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:06 WIB

HAMAS Desak Evaluasi Sekda Serang, Nama Lalu Farhan Nugraha Menguat sebagai Calon Pengganti Zaldi Dhuhana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Ajak Santri Berinovasi dan Kuasai Teknologi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Nama Lalu Farhan Menguat, Bayang-bayang Pergantian Sekda Terbuka Lebar Pasca HUT ke-500 Kabupaten Serang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Liput Aksi Ricuh di Pendopo Serang, Wartawan Ekbisbanten Diduga Dikeroyok Oknum Polisi dan Ponsel Dirampas

Kamis, 17 September 2026 - 20:51 WIB

Hendak Menyeberang ke Toilet, Sopir Truk Ayam Asal Lampung Tewas Tertabrak Kereta Api di Bogeg Serang

Sabtu, 12 September 2026 - 20:17 WIB

Galian Tanah di Kragilan Serang Disidak Mendes, Langsung Ditutup

Berita Terabru

Sultan Banten

“ANDAI AKU BISA” IKRAR SULTAN PEMBANGUN NEGERI BANTEN

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:09 WIB

Kab. Tangerang

Soni Rahmat Sonjaya Resmi Jabat Lurah Bunder Cikupa, Gantikan Ine

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:18 WIB