Inilah Penyebab Masyarakat Terpapar Hoax

- Penulis

Selasa, 23 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.Com, Tangerang – Tokoh muda Kota Tangerang Selatan Ruchul Ma’ani membeberkan penyebab masyarakat terpapar hoax. Menurut dosen di salah satu kampus swasta di Banten ini indikator utama mengapa masyarakat menjadi korban hoax karena budaya literasinya yang rendah.

Bahaya hoax, kata dia, bisa meruntuhkan martabat seseorang jika arus informasinya tidak dihentikan. Belakangan hoax telah menyerang semua tingkatan masyarakat baik masyarakat kalangan terdidik maupun tidak terdidik. Bahkan ada sekelas doctor di perguruan tinggi percaya terkait dengan hoax yang disebarkan oknum tak bertanggung jawab.

“Menurut penelitian mengapa dia terserang hoax karena dia terlalu lama terpapar internet sehingga mekanisme pertahanan mereka rapuh,” kata Ruchul Ma’ani saat menjadi pembicara Dialog Publik bertajuk ‘Menjaga NKRI dari Berita dan Informasi Hoax’ di Key Garden di Ciputat Tangerang Selatan, Selasa (23/7/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pengamatannya, kini masyarakat Indonesia menginingkan segalanya dengan praktis makanya budaya lama yang sesugguhnya positif seperti baca buku mulai ditinggalkan. Hal itu pula yang menjadikan penduduk Indonesia terutama kalangan remaja dan anak muda malas membaca buku.

“Padahal kalau baca buku apalagi baca buku yang diawali dengan ‘pertanyaan’ maka akan terbiasa kritis, kalau sudah kritis tidak akan terjaring hoax, dijamin,” ucapnya.

Sementara itu, pegiat Literasi Media Sosial, Rahman Deniansyah mengungkapkan hoax sangat berbahaya untuk persatuan anak bangsa. Kalangan muda harus mau melawan informasi bohong dengan berbagai upaya, misalnya menelusuri ke berbagai media resmi yang sudah kredibel.

Ia miris generasi milenial kerap meninggalkan media informasi kredibel seperti televisi dan radio. Padahal, sebelum internet maju seperti sekarang ini, dua jenis media tersebut tidak pernah ikut serta menyebarkan informasi bohong apalagi memmbangun opini buruk di masyarakat.

Meskipun begitu, ia tidak menyalahkan inidividu tertentu sebab perkembangan zaman memang begitu adanya. Terpenting generasi muda harus mau mengurangi penyebaran hoax dengan terus mendidik masyarakat secara langsung seperti keluarganya masing-masing.

“Satu sisi kita tidak bisa nyalahin karena kebebasan berpendapat sudah diatur meski ada aturan aturan lain, tapi gimana caranya kita paling tidak, mengurani hoax. Caranya satu dimulai dari diri kita sendiri,” pungkasnya. (Nyoman)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru