Ibu Iriana Joko Widodo Tenam 53 Ribu Pohon Mangrove di Pantai Labuan Banten

Senin, 11 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang.- Ibu Negara, Iriana Joko Widodo melakukan penanaman mangrove di daerah Pantai Labuan Banten. Hal ini sebagai upaya meminimalisasi dampak gelombang tinggi di daerah pantai tersebut.

Apa yang dilakukan Iriana Joko Widodo ini menandai penanaman 1 juta pohon mangrove di 10 provinsi di Indonesia secara serentak, Senin 11 Maret 2019.

“Ini semua ada total 53 ribu pohon mangrove serentak ditanam hari ini ,” kata Iriana dalam sambutannya di Pantai Labuan, Banten, Senin 11 Maret 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti dilaporkan Kantor Berita Antara, turut dalam kegiatan penanaman 1 juta mangrove serentak di 10 Provinsi itu, yakni istri wakil presiden, Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, bersama sejumlah istri dan perwakilan menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK).

“Hujan ini tidak mengurangi semangat dari kita semua para ibu-ibu. Ada ibu menteri, ibu-ibu OASE, ibu-ibu dari Indonesia Power, ibu gubernur dan ibu bupati semua yang hadir di sini. Kita menanam ada 10 titik mangrove,” kata Iriana.

Dalam acara itu, Ibu Negara menanam pohon bakau yakni jenis Rhizophoramucronata dan pohon Pulai (Alstonia scholaris).

Sepuluh tempat penanaman serentak pada Senin ini adalah di kawasan pantai Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Kecamatan Pasir Saleti Lampung Timur, Lemah Wungkuk Cirebon Jawa Barat, Sawo Jajar Brebes Jawa Tengah, Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, Pohuwato Gorontalo, Donggala Sulawesi Tengah, Pantai Cereme Nusa Tenggara Barat, serta Teluk Ambon Maluku, dan Pandeglang Banten.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Pj. Sekda Banten Ino S. Rawita serta sejumlah Kepala OPD dan unsur Forkopimda Pemprov Banten.

Sumber : KominfoProvinsiBanten

Berita Terkait

Direktur Baru Dorong Kemajuan Pelayanan RSUD Kota Serang untuk Perluas Akses Kesehatan Masyarakat
Respon Cepat Kepala Inspektorat Kabupaten Pandeglang Akan Segera Perintahkan Dua Tim Audit Turun Ke Desa
Pemilik Lahan Keluhkan Aliran Limbah Dapur MBG Karyasari, Aktivis AKSI Minta Dinas Terkait Tegakkan Aturan Perizinan
PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik
Pimpinan Media Beritapolri dan Penajurnalist Silaturahmi dengan Kombes Pol. Edy Sumardi di Baharkam Polri
Bertahun-tahun Terabaikan, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Menjelma Jadi Kubangan Air
Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa
Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:00 WIB

Direktur Baru Dorong Kemajuan Pelayanan RSUD Kota Serang untuk Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:22 WIB

Respon Cepat Kepala Inspektorat Kabupaten Pandeglang Akan Segera Perintahkan Dua Tim Audit Turun Ke Desa

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemilik Lahan Keluhkan Aliran Limbah Dapur MBG Karyasari, Aktivis AKSI Minta Dinas Terkait Tegakkan Aturan Perizinan

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:41 WIB

PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik

Senin, 19 Januari 2026 - 14:20 WIB

Pimpinan Media Beritapolri dan Penajurnalist Silaturahmi dengan Kombes Pol. Edy Sumardi di Baharkam Polri

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:56 WIB

Bertahun-tahun Terabaikan, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Menjelma Jadi Kubangan Air

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WIB

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:20 WIB

Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Berita Terbaru