Penabanten.com, Serang – Di tengah hiruk-pikuk era digital di mana informasi mengalir dalam hitungan detik, sebuah seremonial sederhana namun sarat makna digelar. Mengusung tajuk metaforis “Seremonial Ngopi di Tengah Area Digital”, acara ini menjadi simbol penting bagi insan pers untuk mengambil jeda sejenak di tengah kewajiban mereka sebagai Pilar Keempat Demokrasi.
Inisiatif ini menyoroti paradoks dunia modern: di satu sisi teknologi digital mempercepat distribusi berita, namun di sisi lain seringkali menggerus kedalaman analisis dan nilai-nilai kemanusiaan karena tuntutan kecepatan.
Herman, CEO Penabanten.com, dalam refleksinya menekankan bahwa “ngopi” bukan sekadar aktivitas meminum kopi. Dalam budaya kita, ngopi adalah ruang diskusi, ruang untuk memverifikasi kabar burung, dan ruang untuk saling bertukar pikiran dengan kepala dingin.
ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di ‘area digital’ yang serba cepat dan bising ini, kita sering lupa untuk ‘ngopi’. Artinya, kita sering lupa untuk duduk tenang, memverifikasi ulang fakta, dan memikirkan dampak dari berita yang kita tulis terhadap kemanusiaan. Seremonial ini adalah pengingat bahwa meskipun platform kita digital, jurnalisme kita harus tetap berakar pada nilai-nilai dasar verifikasi dan empati,” ujar Herman.
Sebagai pilar keempat demokrasi, fungsi kontrol sosial pers tidak akan efektif jika hanya mengandalkan kecepatan tanpa akurasi. Herman menegaskan bahwa algoritma digital tidak boleh menggantikan intuisi dan etika jurnalistik.
“Mesin bisa bekerja cepat, tapi mesin tidak punya rasa. Jurnalis punya rasa. Itulah kenapa kita perlu momen ‘ngopi’ ini—sebuah simbol untuk kembali pada esensi jurnalisme yang melayani kepentingan publik, bukan sekadar mengejar klik,” tambahnya dengan tegas.
Melalui momentum ini, Penabanten.com mengajak seluruh kolega media untuk tidak larut dalam arus deras disinformasi, melainkan menjadi batu karang yang teguh dalam menyajikan kebenaran, dengan tetap mempertahankan sentuhan manusiawi dalam setiap narasi yang dibangun.
















