Gagara Membuat Surat Perintah Bodong, ASN di Tangsel di Bui

Rabu, 19 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangsel – Pikiran jahat oknum staf di Dinas Sosial Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini jangan sampai ditiru. Alih-alih mendapat duit Rp 1,1 miliar, malah harus berurusan dengan polisi hingga harus merasakan dinginnya lantai penjara.

Dialah Oom Marliana (41) yang juga aparatur sipil negara (ASN), kini telah dijadikan tersangka, lantaran diduga membuat Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif pada proyek bansos di instansinya. Atas ulah perempuan setengah baya itu, Polres Metro Tangerang Kota menjebloskannya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Tangerang sebagai tahanan titipan polisi.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Komisaris Besar Polisi Zain Dwi Nugroho membenarkan hal itu. Meski tersangka bekerja di Dinsos Tangsel, namun tempat kejadian perkaranya di Kota Tangerang. Barang bukti yang disita dari tangan tersangka adalah SPK fiktif.
“Tersangka kami tahan dan dititipkan di lembaga pemasyarakatan,” kata Zain.
Diungkapkan, modus operandinya tersangka menawarkan proyek fiktif bansos senilai Rp 1,1 miliar ke berbagai perusahaan. Saat ini, pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Total Rp1,1 miliar. Dia ditangkapnya di wilayah kami, (pelaku) cewek sudah ditahan di Lapas,” kata Kapolres lagi

“Kami sita barang buktinya SPK pemerintah fiktif. Kalau berkasnya sudah siap, nanti akan kita limpahkan ke Kejari Kota Tangerang, karena kejadiannya di Kota Tangerang,” ucap dia.

Zain menuturkan dirinya akan mengungkap lebih jauh terkait kasus tersebut saat penyelidikan mendalam telah selesai dilakukan pihaknya.
Sementara itu Walikota Tangsel Benyamin Davnie tidak akan memberikan bantuan hukum terhadap pegawainya itu. Oom harus menyelesaikan sendiri kasus kejahatannya tersebut.
“Engga karena ini pidana bukan perdata. Jadi mereka masing-masing,” kata Benyamin seperti dikutip dari Tempo, Kamis (13/4).
Benyamin mengatakan sudah melakukan evaluasi atas kasus tersebut. Menurutnya, hal tersebut tidak seharusnya terjadi di lingkungan kerja Pemkot Tangsel.
“Kita sudah melakukan evaluasi. Saya sudah sampaikan ke teman teman struktural kita termasuk pemegang anggaran kita,” tegasnya.
Dia meminta seluruh jajaran untuk bisa bekerja sesuai dengan tugas dan kewajibannya masing-masing. “Patuhi aturan dalam pengelolaan anggaran negara, anggaran daerah karena nanti konsekuensinya kalau menyalahi aturan akan ada hukum yang tegas,” kata dia.
( Haerul )

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Tim RSUD Banten Siaga, Ketua SMSI Banten Berikan Apresiasi Ambulans Kawal Ekspedisi Budaya Rangkaian HPN 2026
Kepolisian Dan TNI Sesuai Program Pemerintah Daerah, Kawal Pemindahan Pedagang Ex Penampungan Ke Pasar Baru Cisoka
Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa
Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg
Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik
PT CMMI Diduga Jual Limbah B3 Slag Secara Ilegal; Kadin Bantah Terlibat Pengurugan Proyek

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:23 WIB

Tim RSUD Banten Siaga, Ketua SMSI Banten Berikan Apresiasi Ambulans Kawal Ekspedisi Budaya Rangkaian HPN 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kepolisian Dan TNI Sesuai Program Pemerintah Daerah, Kawal Pemindahan Pedagang Ex Penampungan Ke Pasar Baru Cisoka

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:10 WIB

Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:06 WIB

Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:02 WIB

Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:09 WIB

Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:42 WIB

PT CMMI Diduga Jual Limbah B3 Slag Secara Ilegal; Kadin Bantah Terlibat Pengurugan Proyek

Berita Terbaru

Gubernur Banten

Program PKK Mengajar Perkuat Bekal Praktis Remaja di SMAN 1 Ciruas

Jumat, 13 Feb 2026 - 04:37 WIB

Gubernur Banten

Wagub Banten Dimyati Natakusumah Apresiasi Bedah Buku Baduy

Kamis, 12 Feb 2026 - 17:00 WIB