Fotret Buram Kemiskinan Masih Ada Warga Ditengah Giat Sosial Pemerintah

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Hidup dibawah
garis kemiskinan tentunya sebuah fenomenal klasik kerap kita jumpai dan sering kita lihat di sekeliling kehidupan keseharian kita.

Siapa yang mau hidup serba
Kekurangan atau miskin, tentu semua orang ingin hidup sejahtera dengan penuh kecukupan minimal sederhana tidak usah kayaraya asal setiap kebutuhan bisa terpenuhi sesuai keadaan dan kemampuan.

Kini kehidupan serba kekurangan tersebut dirasakan oleh Ibu Salpah (40) warga kp Cisarua RT 04/01 Desa Citeureup kecamatan Panimbang kabupaten Pandeglang, Banten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan beban hidup yang serba kekurangan Salpah saat ditemui mengatakan, selama ini dengan tuntutan biaya hidup sehari-hari dengan anak yang usianya masih balita ada juga yang kembar, ke 6 orang itu masih jadi tanggungan orang tua. Jadi saya sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah baik itu bantuan PKH atau RTLH, coba aja lihat rumah kami seperti ini,” ucapnya

Masih kata Salpah jika musim hujan tiba bocor dan becek itu juga dindingnya terbuat dari anyaman bambu dan kalo melihat ke atas terlihatlah matahari dan langit.

“Jangankan untuk bikin rumah, untuk kebutuhan sehar-hari saja susah, kami penghasilan kecil hanya Rp 30 ribu hasil penjualan ikan, suami sebagai nelayan yang penghasilannya pun tidak menentu,” ungkap Salpah

Dari pantauan awak media penabanten.com, Ibu Salpah menempati rumah yang tidak layak huni bukan saja sempit, bertiang yang sudah lapuk dan bilik bambu sudah keropos dan reot istri dan suami bersama 6 anaknya itupun harus rela menjalani kehidupan kumuh Jauh dari kata higienis karena rumah gubuk itu sudah tidak memiliki MCK dan dapur. (03/8/2020).

Fenomena ini tentunya merupakan tamparan keras bagi pemerintah khususnya Pemda Pandeglang, Banten dalam perannya melindungi masyarakat sejahtera seperti yang tertuang di UU NO 13 tahun 2011 tentang Penanganan pakir miskin.

(Imron)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru