Dugaan Penipuan Calo Tenaga Kerja PT Nikomas Kembali Terkuak: Korban Dimintai hingga Rp45 Juta

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Pemabanten.com, Kab. Serang — Praktik dugaan percaloan tenaga kerja yang mencatut PT Nikomas Gemilang kembali memakan korban. Setelah sebelumnya menimpa ST, adik dari SL, yang dijanjikan bekerja dengan tarif administrasi Rp31 juta, kini laporan serupa datang dari warga lainnya berinisial AY, warga Perumahan Cisait Puri Pratama, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (14/10/2026).

AY mengungkapkan, peristiwa bermula saat ia mengenal terduga pelaku berinisial AS, yang diketahuinya merupakan pihak terkait Koperasi PT Nikomas Gemilang (OK! Bank). Tergiur janji manis AS yang mengklaim dapat meloloskan adik laki-lakinya bekerja di PT Nikomas Gemilang, AY menyetujui permintaan uang muka untuk biaya administrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, AS mematok biaya sebesar Rp35 juta. AY lantas mentransfer uang muka sebesar Rp19 juta secara bertahap ke rekening pribadi AS dan sang istri. Namun, nominal tersebut belakangan dinaikkan sepihak oleh pelaku menjadi Rp45 juta dengan dalih penempatan di bagian gedung tertentu.

Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan instan WhatsApp, AY membeberkan sejumlah bukti transaksi dan dokumen yang mencurigakan.

“Banyak bukti transfer, bukti percakapan pesan, dan bukti surat SP yang diduga palsu. Ada teman saya juga satu orang yang jadi korban. Total yang sudah saya transfer Rp19 juta, baru dikembalikan Rp5 juta pada 10 Agustus kemarin, jadi sisa Rp14 juta lagi yang belum kembali. Awalnya diminta Rp35 juta, terus dinaikkan jadi Rp45 juta untuk penempatan di gedung Asics,” terang AY.

Hingga berita ini diturunkan, uang sisa milik korban belum dilunasi sepenuhnya dan janji pekerjaan bagi sang adik pun tidak kunjung terealisasi. Pihak media masih berupaya menghubungi AS maupun pihak manajemen terkait guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut atas dugaan penipuan rekrutmen tersebut.

Berita Terakait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Dugaan Penipuan Calo Tenaga Kerja PT Nikomas Kembali Terkuak: Korban Dimintai hingga Rp45 Juta

Berita Terabru