Penabanten.com,Kab. Serang – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendukung serta siap mendorong Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) untuk segera melakukan pembangunan pelebaran Jalan Serdang-Bojonegara di Ruas Jalan Serdang-Bojonegara-Merak (SBM).
Dukungan atas aspirasi yang disampaikan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat audensi usai mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Jalan Tol Serang-Panimbang di Plaza Tol Wika Serang-Panimbang di Desa Kaduagujng, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak pada Kamis, 22 Januari 2026.
Dalam aspirasinya, Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan berkenaan akan dibangunnya exit tol di Desa Kendayakan, Kecamatan Kragilan sebagai pintu Rumah Sakit Adhyaksa Banten sebagai upaya mempercepat akses pelayanan masyarakat di bidang kesehatan.
Kemudian berkenaan adanya salah satu bangunan SDN di Kecamatan Cikeusal yang lokasinya berada di jalur Tol Serang-Panimbang harus segera direlokasi. ”Jadi mohon dorongan dari bapak Anggota DPR RI supaya dipercepat relokasinya, karena banyak sekali aduan dari masyarakat jadi mohon dorongannya untuk di lakukan relokasi itu, kasihan,”ucapnya.
Selanjutnya, sebut Ratu Zakiyah bahwa Kabupaten Serang memiliki wilayah kawasan industri di Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel. Mirisnya, sudah puluhan tahun dengan jumlah masyarakat sebanyak 30.881 jiwa berada di kawasan industri besar seperti PT Wilmar Grup, Pipa Gas Negara (PGN) PT. Candra Asri dan industri besar lainnya tidak merasakan dampaknya.
”Meski wilayah industri namun tidak berbanding lurus dengan fasilitas yang mereka dapatkan. Jalan masih hanya ada dua jalur, dan mereka ingin pelebaran itu sudah puluhan tahun mereka nantikan, itu janji pemerintah pusat sampai detik ini belum ada,”katanya.
Ratu Zakiyah mengaku, sudah menemui Menteri Pekerjaan Umum dan menyampaikan secara langsung permohonan agar segera dilakukan pelebaran pembangunan Jalan Serang-Bojonegara karena kondisinya sangat krodit. Ditambah aktivitas tambang sebanyak 47 perusahan tambang legal yang berada di wilayah tersebut. ”Ini dampak dari di tutupnya tambang yang ada di wilayah lain, maka wilayan startegis untuk penambang berpindah ke wilayah Bojonegara dan Pulo Ampel dan itu sangat-sangat krodit,”terangnya.
Oleh karenanya, Ratu Zakiyah meminta agar Komisi V DPR RI mendorong Menteri PU melakukan percepatan pembangunan Pelebaran jalan Serdang-Bojonegara yang merupakan kewenangan pemerintah pusat. ”Mohon dukungan Pak Dewan agar mendorong Kementerian PU untuk segera membangun,”pintanya.
Ketua Rombongan Kunker Spesifik yang juga Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae mengapresiasi Bupati Serang Ratu Zakiyah atas aspirasinya. Pihaknya memastikan mendukung serta akan mendorong Kementerian PU agar segar melakukan pembangunan pelebaran Jalan Serdang-Bojonegara. ”Kami akan memperjuangkan karena kami wakil rakyat akan meminta dan mendorong Mentri PU, agar Jalan Nasional Serdang-Bojonegara segera diperlebar. Kami perjuangkan aspirasi yang disampaikan ibu Bupati Serang,”tegasnya.
Dukungan juga disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Banten I Pandeglang-Lebak, Ahmad Fauzi. Dia memastikan akan mengawal dan memastikan kepada Kepala Balai Pelaksanaan Jalan nasional (BPJN) Banten jika saat ini tengah di proses. ”Saya kira kita akan kawal, kita akan menunggu DED dari Pemerintah Provinsi Banten. Kita akan kawal terus supaya ini bisa terealisasi dengan baik,”ujarnya.
Turut hadir Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono, Direktur Jalan Bebas Hambatan Kemen PU, Dedi Gunawan, dan sejumlah Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Serang.







