Dikeluhkan, Usai Dibangun Proyek Jalan cor beton Melepuh dan Berdebu

- Penulis

Selasa, 8 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Puluhan Kepala Keluarga di Kampung Pasar Keong dan Kampung Babakan Mesjid Desa Pasar Keong Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, mengeluhkan buruknya kwalitas pembangunan jalan yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak tahun anggaran 2021, senilai ratusan juta rupiah tersebut.

Dituturkan Jamat seorang warga Kampung Pasar Keong Kecamatan Cibadak, bahwa meski belum lama dibangun jalan cor di depan rumahnya tersebut sudah kembali melepuh. Sehingga menimbulkan polusi udara, yang diakibatkan debu tebal tatkala jalan beton itu dilintasi kendaraan.

” Jalan cor ini kan belum empat bulan selesai dibangun, tapi fisiknya sudah kembali melepuh. sehingga menimbulkan kepulan debu cukup tebal saat dilintasi kendaraan, jadi wajar kalau kami menduga kwalitas pekerjaan proyek ini diduga tidak beres,” katanya Selasa( 8/6), pada Pena Banten.com.

Sejak jalan cor beton tersebut menimbulkan debu, kata Jamat lagi, nyaris setiap hari dirinya harus menyiram hamparan jalan cor beton yang melintasi rumahnya itu. Sebab jika tidak disiram sehari saja, terlebih di saat cuaca kemarau dan panas, maka warungan miliknya dipastikan dipenuhi debu semen yang ditimbulkan dari jalan cor beton tersebut.

Dirinya pun berharap, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lebak, hendaknya segera mengevaluasi kembali kwalitas pekerjaan pihak rekanan terkait. Salah satunya, dengan menangguhkan proses penerimaan hasil akhir pekerjaan atas proyek jalan tersebut.

“Jelas lah, kalau hasil pekerjaannya kurang baik. Ya dinas harus menolak hasil pekerjaan si rekanan tersebut, nasa kami sebagai warga nasyarakat yang harus nenolaknya,” tegas Jamat.

Terpisah, Hamdan Kepala Bidang pembangunan pada Dinas PUPR Kabupaten Lebak, menyebutkan jik penyebab kepulan debu tersebut, akibat kondisi fisik pekerjaan masih basah justeru telah di lalui kendaraan.

” Ada laporan ke kami, jika palang kayu yang sudah terpasang dibuka oleh sejumlah masyarakat Malabar.Tujuannya agar kendaraan bisa melintas dijalan cor beton yang masih basah tersebut. Ya akibatnya begitulah, nah kalau sudah begini siapa yang harus tanggung jawab,” tukasnya. (Yans).

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru

Gubernur Banten

Relawan Pos Pengamanan Lebaran Dapat Apresiasi Gubernur Andra Soni

Selasa, 24 Mar 2026 - 04:40 WIB