Diduga Kelalaian Pihak RSUD Balaraja Pemulangan Jenazah Warga Cisoka tertukar Dengan Jenazah Lain

- Penulis

Rabu, 30 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTobat, Kabupaten Tangerang, Rendahnya Standarisasi Operasional Pelayanan (SOP) RSUD Balaraja terkait tertukarnya Jenazah warga Kp. Cibuluh 002/002 Desa Cibugel Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang dipertanyakan. Senin (28/06/2021).

Diduga terjadinya keteledoran oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja terhadap penanganan pasien yang meninggal dunia tertukarnya Jenazah saat di mandikan oleh pihak keluarga, pemulangan sampai proses pemakaman.

Tersiar kabar berita dari warga sekitar tentang kejanggalan terhadap pemakaman salah satu warga Kp. Cibuluh Rt.002/002 Desa Cibugel Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang, dan awak media berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilham Anak Asniati memberikan keterangannya kepada awak media terkait pelaksanaan pemandian Jenazah pada saat dirumah sakit, ketika itu saya dan bapak saya diminta untuk memandikan Jenazah ibu oleh pihak petugas forensik bagian pemulasan dengan menggunakan APD lengkap berdasarkan protokoler covid-19.

Ketika memandikan jenazah sontak saya beserta bapak (Rusdi) sempat kaget, yang dimandikan tersebut bukanlah ibu-nya, saya mempertanyakan kepada petugas tersebut ” Ini benar ibu saya…? Kok ibu saya giginya begini.(ompong).!!! Jawab tegas Petugas “bener pak ini ibunya” Rusdi menanyakan mana selimut yang ada dikurung batang istri saya..? Ada dibelakang pak dijawabnya oleh pihak petugas Rumah sakit. “Karena dalam kondisi duka yang mendalam dan pikiran tidak menentu Ilham dan bapaknya melanjutkan proses pemandian jenazah tersebut”.

Diakui Ilham “Pada saat itu ada 2 jenazah yang meninggal dunia berjenis kelamin perempuan atas nama Asniati dan Isniati, Petugas pun mempersiapkan dokumentasi administrasi guna kepulangan jenazah”.

Diketahui Asniati dirawat di RSUD Balaraja sejak Sabtu 26/06/202, saat di konfirmasi oleh awak media, Asniati memiliki riwayat “sesak napas dan penyakit jantung, meninggal dunia pada hari Senin pukul 07.10 Wib pagi tadi”.

Ilham menambahkan, terkait hasil pemeriksaan PCR sampai saat ini belum diketahui diagnosa pastinya positif atau negatif dari Covid-19.

Setelah usai dimandikan tim forensik mengambil alih untuk mengkafani, dan menyiapkan kelengkapan selanjut berdasarkan protokoler covid-19.

Ilham bergegas pulang ke rumah untuk mempersiapkan pemakaman dan keperluan lain dirumah, sementara suami Asniati Rusdi ikut dalam mobil jenazah yang mengantarkan kekediaman di Cisoka.

Sesampainya dirumah ± Jam 13.00 Wib Jenazah sampai dirumah duka, setelah disholatkan jenazah langsung dibawa ke pemakaman, prosesi pemakaman pun berlangsung dengan kondisi jenazah mengunakan protokoler covid-19.

Menurut keterangan warga yang enggan disebutkan namanya menerangkan saat pemakaman menantu dari Asniati/Rusdi yang ikut menguburkan keliang lahat, dan membuka wajah yang terbungkus plastik untuk di tempelkan ketanah sontak kaget, dan mengatakan bahwa itu bukan mertuanya, dan prosesi pemakaman pun tidak dilanjutkan, jenazah sempat diangkat lagi keluar dari liang lahat.

Beberapa saat kemudian setelah musyawarah keluarga, pihak rumah sakit menghubungi Ilham dan mengatakan bahwa itu bukan ibunya, jenazah itu tertukar.

Mobil ambulans pertama dan kedua yang mengantarkan Jenazah mobil yang sama akan tetapi sopirnya berbeda, kemudian mengantarkan jenazah Asniati ± pukul 16.00 Wib. Keluarga pun memandikan di kediamannya karena belum dimandikan oleh pihak keluarga pada saat di rumah sakit, dan keluarga meyakini itu betul Asniati dengan ciri selimut yang ada dalam kurung batang yang melekat pada jenazah, proses menyolatkan, pemakaman selesai sehabis mabrib tadi.

Pihak keluarga menyayangkan belum adanya i’tikad baik dari pihak rumah sakit kepada keluarga, dan pihak keluarga akan menempuh jalur hukum atas keteledoran serta buruknya pelayanan pihak RSUD Balaraja atas tindakan pelayanan yang dialami pihak keluarga Rusdi/Ilham.

Awi tim forensik RSUD Balaraja memberikan penjelasan kepada awak media terkait permasalahan tersebut, sebenarnya dalam hal memberikan keterangan kewenangannya dari bagian humas RSUD yaitu dr. Aang atau ibu Imas yang memberikan keterangan terkait klarifikasi.

Awi mengaku sebenarnya hanya pihak RSUD Balaraja yang menjalankan protokoler covid-19 memberikan kewenangan dan kebijakan terkait pelaksanaan pemandian jenazah untuk pihak keluarga ikut serta memandikan jenazah yang dilakukan, sebagai contoh yang terjadi pada ibu Asniati saat ini, akan tetapi saya merasa bingung kenapa pihak keluarga tidak bisa memastikan bahwa yang dimandikan tersebut adalah istri/ibu dari bapak Rusdi dan Ilham selaku anaknya.

“Karena dalam proses pemandian jenazah kita selalu libatkan pihak keluarga untuk ikut andil dalam proses tersebut, berdasarkan syariat Islam dan hukum adat yang berlaku kalau memang dia diluar Islam.”ungkapnya.

Terkait Sopir ambulans yang mengantarkan jenazah Asniati diketahui pihak ketiga yang bekerjasama dengan pihak rumah sakit dalam jasa ambulans jenazah. Artinya bukan pegawai tetap RSUD Balaraja.

Awak media pada Selasa (29/06/2021) pukul. 13.20 .wib berusaha mengkonfirmasi kepada bagian humas rumah sakit dan di temui di ruang instalasi jenazah saat dimintai keterangannya. Dr. Aang Sunarto selaku humas pemulasan jenazah dan juga kasie kepala Penunjang nonmedik yang membawahi Instalasi Pemulangan Jenazah, dr. Aang menjelaskan adanya laporan dari dr. Selvi S.Pd bahwa A.n Ibu Rohani yang keluarganya menolak pulasara karena Covid diperkirakan pukul 09.00 Wib pagi atas nama ibu rohani.

dr. Aang menugaskan petugas kamar jenazah untuk mengonfirmasikan kepada pihak keluarga ibu rohani untuk melakukan pulasara berdasarkan Covid. Sekitar pukul 10.00 wib pihak keluarga ibu rohani menolak dengan membawa salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk dilakukannya pulasara Covid.

Dengan rentetan cerita pada saat pukul ± pukul 15.00 wib keluarga ibu rohani diminta oleh pihak petugas pulasara untuk mengikuti proses pemandian jenazah ibu rohani, dan pihak keluarga ketika hendak melakukan pemandian menolak yang mereka akan mandikan itu adalah ibu rohani karena itu bukan ibu rohani.

Akhirnya pihak petugas rumah sakit menghubungi pihak jenazah pertama (ibu Asniati) yang di bawa ke Cisoka.

Yang sangat di sayangkan kenapa pihak keluarga Asniati sewaktu dilakukan pulasara (pemandian, mengkafani) tidak ada komentar apapun hingga petugas melanjutkan proses pulasara hingga terjadinya pemulangan jenazah pun terjadi.

“Karena SOP kita Pada saat Pulasara (memandikan dan mengkafani itu mengikut sertakan pihak keluarga”.Tutupnya dr. Aang. ( Riska)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru