Didesak Mundur, Pendemo Ditangsel Adu Jotos

- Penulis

Selasa, 11 Desember 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangsel – Aksi saling ‘adu jotos’ antara mahasiswa HMI Cabang Ciputat dengan aparat keamanan pecah di kontrakan DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di gedung ifa, Jalan Raya Buaran Viktor, Serpong, Senin (10/12/2018).

Pantauan dilokasi, pecahnya adu jotos tersebut, lantaran dalam aksinya para mahasiswa membentuk lingkaran dan barikade ditengah Jalan Raya Buaran-Viktor sambil membakar ban bekas. Namun belum sempat ban tersebut terbakar, puluhan aparat Pol PP bersama kepolisian Polres Tangsel langsung membubarkan barikade mahasiswa.

Lantaran kalah jumlah, mahasiswa pun didesak mundur. Namun entah siapa yang lebih dulu memulai, aksi itupun berubah menjadi ajang adu jotos.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  WNA Asal India dan Neval Digiring ke Kantor Imigrasi Serang

“Bubar, bubar. Aksi yang kalian lakukan sudah ngak tertib. Ini mengganggu lalulintas,” teriak salah seorang anggota Pol PP.

Sementara mahasiswa yang sudah terdesak, terlihat tak mau mengalah. Mereka terus berorasi.

“Kami disini hanya ingin menyampaikan aspirasi kami. Tapi kami justru mendapat perlakuan kasar,” ungkap orator aksi melalui pengeras suara.

Tak terima rekannya mendapat perlakuan kasar aparat, mahasiswa pun akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

“Ini tindakan diluar kemanusiaan. Akan kami bawa ke ranah hukum,” ujar orator tersebut.

Diketahui, demo yang dilakukan mahasiswa HMI tersebut, merupakan lanjutan aksi yang sebelumnya dilakukan di Puspemkot Tangsel sebagai “Evaluasi 10 Tahun Kota Tangsel dalam Kacamata Korupsi dan HAM”. (man)

Berita Terakait

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terakait

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terabru