Derita Anak Bangsa Berangkat Sekolah Harus Menerobos Kawat Berduri

- Penulis

Rabu, 17 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Satu keluarga di panimbang rumahnya di kelilingi pagar kawat sehingga sulit untuk beraktipitas dan harus melewati pagar kawat berduri,” Rabu 17/11/21

Bintang yang baru menduduki sekolah dasar kelas 1 SDN 4 Citereup kecamatan panimbang setiap brangkat kesekolah harus melewati pagar berduri, Bintang pun sering mengeluh dan kapan kawat berduri ini di lepas, dan bintang terkadang terluka baju yang di pakainya juga suka tersangkut di kawat berduri

Etin Pitriah dan Suaminya bernama Sopian Ependi yang tinggal di kp. Cipanon RT/RW 02/05 Desa Tanjung jaya kecamatan panimbang merasa kasian kepada anak saya bintang setiap brangkat sekolah harus melewati pagar kawat berduri dan suka ke gores kakinya di saat melewati pagar kawat berduri dan kamipun sekeluarga sangat kesulitan untuk beraktipitas di saat mau keluar rumah,”ujarnya

Makmur Napitupulu sebagai Litbang DPP GWI saat di wawancarai oleh awak media mengutuk keras apa yang dilakukan oleh pihak yang mengklaim pemilik tanah tersebut, silahkan aja proses hukum lanjut, tetapi jangan sampai mengorbankan anak bangsa, terkutuklah manusia yang mengorbankan nasib anak bangsa,” silahkan aja proses sengketa tanah berjalan namun jangan bunuh nasib anak bangsa dalam menimba ilmu. ujarnya

Dedy selaku Kaperwil salah satu media provinsi Banten menyayangkan dengan adanya nasib anak bangsa yang kesulitan setiap mau brangkat sekolah harus melewati pagar kawat berduri,” ujarnya

(Ron)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terakait

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Berita Terakait

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Berita Terabru