Penabanten.com, Cilegon – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Banten melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proses pembangunan Monumen Media Siber Indonesia di kawasan Alun-alun Kota Cilegon. Sidak ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian persiapan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Ketua SMSI Provinsi Banten, Lesman Bangun, menegaskan bahwa kedatangan SMSI ke lokasi pembangunan merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mengawal lahirnya monumen bersejarah tersebut bersama Pemerintah Kota Cilegon.
“SMSI Provinsi Banten hadir bersama Pemkot Cilegon dalam rangkaian peringatan HPN 2026. Pada momentum ini, kami mendorong pembangunan Monumen Media Siber Indonesia yang memiliki nilai sejarah penting bagi SMSI,” ujar Lesman, Senin, (19/1/2026).
Ia mengungkapkan, SMSI lahir di Kota Cilegon pada 7 Maret 2017, sehingga keberadaan monumen ini menjadi simbol kuat perjalanan dan eksistensi media siber di Indonesia.
“Sejarah SMSI lahir dari Kota Cilegon. Karena itu, kami telah berkoordinasi dengan Wali Kota dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Monumen ini diharapkan menjadi penanda sejarah bagi masyarakat Cilegon dan Banten,” tegasnya.
Lesman menambahkan, monumen tersebut direncanakan akan diresmikan pada 7 Februari 2026, bertepatan dengan rangkaian kegiatan HPN.
“Monumen Media Siber Indonesia ini dari Cilegon untuk Indonesia. Ini simbol bahwa SMSI lahir dari Kota Cilegon,” katanya.
Dalam agenda peresmian nanti, Lesman memastikan akan melibatkan berbagai unsur penting daerah.
“Insyaallah, seluruh unsur Forkopimda, OPD terkait, serta pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan ini akan hadir dan terlibat,” pungkasnya.
Pembangunan Monumen Media Siber Indonesia di Cilegon diharapkan menjadi ikon baru sekaligus pengingat sejarah lahirnya media siber nasional dari Kota Baja.
















