Camat Sukamulya Merasa Tidak Dianggap Terkait pengadaan Lahan SMAN 30 Ini Katanya

- Penulis

Senin, 3 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang,Terkesan keputusan penetapan lokasi SMAN 30 Sukamulya di KP Merak Pabuaran Desa Merak Kecamatan Sukamulya oleh dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Provinsi Banten syarat kepentingan, pasalnya penetapan lahan bangunan SMAN 30 sama sekali tidak mendengar usulan dan pendapat baik dari Camat, pengamat pendidikan dan wali murid.

Yati Nurhayat selaku Camat Sukamulya saat dikomfirmasi media ini dirinya merasa kecewa dengan keputusan lokasi bangunan SMAN 30 yang kurang setrategis mengingat lokasinya sangat jauh dan kurang layak untuk sebuah bangunan sekolah.

Camat juga menambahkan, sebenarnya dirinya sudah pernah mengusulkan namun tidak ada jawaban dan tiba-tiba diputuskan pada saat diundang di rapat kantor cabang dinas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditempat terpisah Tokoh dan Pengamat Pendidika Murhaedi, S,pd.M,pd.angkat bicara, pada dasarnya walaupun saya tidak ikut di dalamnya saya termasuk yang mengikuti dengan seksama keberadaan SMA 30 diwilayah Kecamatan Sukamulya dan saya selaku wali murid sekaligus pemerhati pendidikan amat sangat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, seiring berjalannya waktu saya mendengar dan mengamati bahwa pembelian tanah untuk sma 30 didesa Merak Pabuaran.

Menurut saya itu kurang baik dan tidak strategis sma sekali dengan alasan tanah tersebut berada di perkampungan Yang jauh dari akses jalan raya Yang notabene tidak terjangkau oleh angkutan kota, Lokasi tersebut tidak pernah di usulkan oleh komite sekolah yang terdahulu yaitu Durahman dan camat sebelum ibu Yati, Kepatutan dan kepantasan harus menjadi prioritas nomer satu. Pungkas Murhaedi. (Red/ mul)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru

Gubernur Banten

Relawan Pos Pengamanan Lebaran Dapat Apresiasi Gubernur Andra Soni

Selasa, 24 Mar 2026 - 04:40 WIB