Bupati Tangerang Ikuti Rapat Koordinasi Dengan Gubernur Banten

- Penulis

Jumat, 30 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengikuti rapat koordinasi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Banten, rapat tersebut digelar secara virtual, Kamis (29/4/21).

Rapat tersebut diikuti oleh seluruh unsur Forkopimda di Provinsi Banten beserta seluruh Kepala Daerah Se-Provinsi Banten dan rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, “Mudik dilarang tapi wisata dibuka, namun masih dibatasi pada lokasi dan titik tertentu. Tempat wisata yang sudah dikelola oleh perusahaan, bisa diatur protokol kesehatannya,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau ada mudik, lanjut Gubernur, sekitar 60 persen warga melakukan aktivitas mudik menuju daerah tujuan, lingkungan menjadi sepi. Kini dengan adanya kebijakan Peniadaan Mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H/2021 M dan Tetap dibukanya tempat wisata, perlu diantisipasi pengaturan dan pengendaliannya.

“Untuk itu saya harap, Bupati dan Walikota segera mengaturnya dan siapkan kendali yang tepat dan efektif, mengingat lebaran sudah semakin dekat,” tutur Gubernur.

Dalam rapat tersebut Bupati Tangerang mengikutinya dari Gedung Pendopo Bupati Tangerang, yang didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang.

Disela-sela rakor tersebut Bupati Tangerang mengatakan kebijakan pelarangan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Kepolisian dan TNI untuk melakukan penyekatan di tempat-tempat yang dilalui oleh para pemudik.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri menyiapkan posko-posko penempatan petugas di beberapa titik lokasi yang ada di Kabupaten Tangerang hingga menuju ke perbatasan Kabupaten Tangerang dengan daerah lain,” Katanya.

Menurutnya terkait operasional Mal harus sejalan dan beriringan di wilayah Jabodetabek karena percuma saja apabila hanya di Provinsi Banten yang ditutup dan di daerah Jakarta harusnya dibuka maka akan terjadi penumpukan di wilayah Jakarta dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi penularan di sana. Oleh karena itu harus dilakukan secara seiring sejalan dan bersinergi antar wilayah Jabodetabek.

(Rls/Ris)

Berita Terakait

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis
Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang
Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang
Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR
Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas
Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan II Tahun 2026

Berita Terakait

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:51 WIB

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:59 WIB

Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 - 21:01 WIB

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:25 WIB

Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:23 WIB

Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:12 WIB

Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan II Tahun 2026

Berita Terabru