Babak Belur Dihajar Massa, Pelaku Ranmor Diamankan Personil Polres Serang

0
31

Penabanten.com, Serang – Ketahuan pemilik motor, RO (40 tahun) pelaku pencurian motor babak belur setelah menjadi bulan-bulanan warga Kampung Siluman, Desa Gembor, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang.

Usai diamuk massa, pria warga Desa Warakas, Kecamatan Binuang ini arak ke kantor desa. Personil Polsek Carenang yang tiba di kantor desa, segera mengevakuasi pelaku ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pengobatan.

Kapolres Serang AKBP Wiwin Setiawan melalui Kapolsek Carenang Iptu Saeful Sani menjelaskan peristiwa pencurian motor yang berujung pada pengadilan jalanan ini terjadi pada Rabu (29/11) sekitar pukul 17.30.

“Pada saat itu, RO yang diduga pelaku curanmor mencuri motor Honda Beat A 4550 HK milik Sonani yang di parkir di pinggiran sawah menggunakan kunci T,” kata Kapolsek kepada Penabanten.com, Kamis (30/11/2023).

Melihat motornya ada yang membawa, Sonani yang pada saat itu sedang berada di sawah melihat tanaman padi langsung mengejar sambil meneriaki maling.

“Gugup karena dikejar pemilik motor, pelaku turun dari motor dan kemudian kabur ke areal persawahan,” terang Saeful Sani.

Tak mau buruannya lepas, korban Sonani terus mengejar sambil meneriaki maling. Warga yang mendengar teriakkan ikut membantu mengejar dan berhasil meringkus pelaku. Tanpa ada yang memberi komando, warga seketika melampiaskan kekesalan dengan menghajar pelaku.

“Setelah puas melampiaskan kekesalannya, warga kemudian membawa pelaku ke kantor desa. Sementara warga lainnya melapor ke Mapolsek Carenang,” ujar Saeful.

Mendapat laporan adanya pelaku curanmor yang tertangkap warga, personil Unit Reskrim Polsek Carenang langsung bergerak ke kantor desa. Untuk menghindari peristiwa yang tidak diinginkan, pelaku langsung diamankan ke mapolsek.

“Karena kondisinya yang terluka, sebelum dibawa ke polsek, pelaku kita bawa terlebih dahulu ke puskesmas untuk diobati karena kondisinya terluka,” jelasnya.

Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih jauh karena pelaku belum dapat dilakukan pemeriksaan.

“Kami belum dapat memberikan keterangan lebih jauh karena kondisi pelaku belum memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan,” tandasnya. (Man)

Tinggalkan Balasan