PENABANTEN.COM – Tangerang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menaikkan jumlah penerima program sekolah gratis pada tahun 2026.
Program tersebut seiring lonjakan anggaran dari Rp40 miliar pada tahun 2025 menjadi Rp68 miliar di tahun 2026 untuk sektor pendidikan.
Kepala Bidang Pengelolaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dili Windu, menegaskan program ini menjadi prioritas utama di sektor pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Anggaran naik dari Rp40 miliar di 2025 menjadi Rp68 miliar di 2026,” kata Dili, Rabu (22/4/26).
Selain itu, lanjut Dili, Dinas Pendidikan memperluas cakupan program dengan menambah jumlah sekolah penerima. Untuk jenjang SMP, jumlah sekolah meningkat dari 151 menjadi 175. Sementara itu, jenjang SD bertambah dari 50 menjadi 62 sekolah.
Dili menyatakan pihaknya membuka peluang bagi sekolah swasta untuk bergabung. Ia meminta sekolah yang berminat segera mendaftar ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
“Kami masih membuka pendaftaran. Sekolah swasta bisa langsung mengajukan diri,” ulasnya.
Dari sisi penerima manfaat, ucap Dili, jumlah siswa melonjak dari sekitar 25 ribu pada 2025 menjadi target 40 ribu siswa pada 2026. Angka ini masih bisa bertambah jika lebih banyak sekolah ikut serta.
Dili berharap Pemerintah Daerah (Pemda) kembali menambah anggaran pada perubahan APBD 2026 agar cakupan program semakin luas.
“Saya berharap ada tambahan anggaran lagi agar penerima manfaat terus bertambah,” ucapnya.
Kabupaten Tangerang memiliki ratusan sekolah swasta, sekitar 400 untuk SD dan 250–300 untuk SMP. Namun, tidak semua sekolah ikut program ini.
“Yang jelas, sekolah swasta yang sudah mandiri secara finansial memilih tidak bergabung karena menyasar segmen siswa berbeda,” pungkasnya.
(Jueni/Sinerginkri.com/Riska)














