Abaikan K3, Kecelakaan Kerja Kembali Terjadi Menimpa Karyawan PT. Advance Smelting Technology

- Penulis

Rabu, 4 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, serang, hak untuk mendapatkan perlindungan atas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (“K3”). Pasal 86 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UU Ketenagakerjaan 3/11/2020

keterangan dari beberapa orang di lokasi kejadian ,Zulpalar kerja di PT Advance yang beralamat jalan raya serang kawasan pancatama, meninggal dunia jam 11:30 wib.di rumah sakit sari asih, akibat jatuh sedang memasang asbes bersama orang proyek 2/11/2020.

Rasiman selaku scurity yang sedang berjaga membenarkan adanya kejadian jatuhnya karyawan PT advance.

“Lanjutnya ,Kalau masalah memakai K3 saya kurang tahu, karena kejadian dibelakang, sedangkan saya didepan, saya nggak kebelakang karena dibelakang sudah banyak orang.” Ucapnya.

di tempat terpisah, Mardi yang saat itu bersama korban melakukan pemasangan atap dengan matrial asbes atas intruksi Mr. Chen menjelaskan kejadian kepada awak media.

“Saya ngenekin (Kenet bangunan -red) korban, saat mengerjakan pemasangan atap jenis asbes dengan tiang Bambu, tiba-tiba si almarhum menginjak asbes hingga pecah dan terjatuh dengan posisi kepala menghantam lantai coran hingga mengeluarkan banyaknya darah,” jelasnya.

tempat terpisah 3/11/2020 ,Asep Maulud Topik, selaku manajer PT Advance Smelting Tecnology menjelaskan lebih deteil lagi,

“meninggalnya setelah sampai kerumah sakit.
Awalnya di bawa ke klinik jati, namun klinik tidak sanggup karena peralatan tidak memadai.
Kemudian dibawa kerumah sakit Hermina dan di Hermina sudah masuk ke ruang IGD, namun pada akhirnya ditolak.
Kemudian dibawa kerumah sakit sari asih,dan korban meninggal pukul 12:35 WIB.”ucap Asep

“pada waktu korban di bawa ke IGD Hermina, korban ditolak dengan alasan kamar lagi penuh.
Saya juga rada kaget, dalam kondisi korban seperti ini mereka tidak tangani, minimal pertolongan pertama, saya juga sempat nanya minta disediakan ambulan, tapi mereka bilang tidak ada.” Ujar Asep.

“kalau tentang K3, sudah ada Septy dan sabuk, kalau UU ketenagakerjaan dari awal berdiri sudah ada, hanya kurang memadai.” Ucapnya.

“Karna posisi saya sedang, jauh, peralatan keselamatan, saya sudah tidak melihat, mungkin sudah dicopot, saya tidak melihat kalau ada anak buah saya diatas sana, karena kalau pekerjaan itu sebenarnya sudah diborongkan.” Ucapnya.

“Kalau untuk korban sendiri sudah menjadi karyawan tetap, dan untuk BPJS-nya lagi kita urus, karena perusahaan ini baru produksi bulan Juni kemaren, dan korbanpun baru lepas trening.” Ucapnya. (maulana).

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru