Hilang Buku PIP Sebelum Digunakan 31 wali Murid Geruduk Bank BRI

- Penulis

Sabtu, 31 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comKeresek, Kabupaten Tangerang, Program Indonesia Pintar merupakan bantuan yang diluncurkan oleh pemerintah melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan, kementerian sosial dan kementrian agama, yang disalurkan kepada anak didik sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) berusia 6 – 12 yang diberikan kepada keluarga yang tidak mampu dengan ketentuan dan klasifikasi tertentu.

Namun tidak dengan yang terjadi di sekolah Dasar Yang berada di wilayak kecamatan gunung kaler, Kabupaten Tangerang. Pada saat terhembusnya kabar berita tentang adanya wali murid yang Geruduk beramai-ramai mendatangi KCP Bank BRI Kresek guna mempertanyakan kemana anggaran bantuan program Indonesia pintar (PIP) tahun 2020 yang mereka sama sekali tidak terima dananya bahkan bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Buku Rekening Tabungannya pun tidak ada Atu belum Pernah Terima Tapi kami diminta oleh pihak sekolahan untuk buat surat kehilangan.

Permasalahan timbul ketika pada hari Kamis 29 Juli 2021 wali murid meminta surat keterangan dari pihak sekolah untuk menyatakan betul dari 31 orang siswa tersebut yang telah diberikan surat pernyataan untuk kepengurusan administrasi ke KCP Bank BRI sebagai pengajuan PIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut penuturan wali murid Jh (44) tahun mengatakan Ketika pengajuan PIP ke KCP BRI Kresek datanya sudah ada dan terdaftar sebagai penerima PIP akan tetapi buku rekening dan kartunya kami tidak ada. Lantas kami mendatangi pihak sekolah untuk meminta keterangannya “kenapa kok bisa ada data kami, sementara kami tidak menerima manfaat tersebut”ucapnya.

Saat dimintai keterangan oleh awak media, Jum’at 30/07/2021 di Disekolah Arip salah satu tenaga pengajar di SDN Salah Satu Perterwakilan dari pihak sekolah menyatakan, ketika adanya program itu maka kami pihak sekolah merasa kaget Ketika terjadi hal seperti ini, beberapa hari yang lalu Mendapatkan informasi karena ada siswa kami yang mendapatkan PIP tahun ini sehingga kami dari pihak sekolah Menghubungi para wali murid tersebut dan memberikan surat pernyataan bahwa mereka itu benar siswa aktif disini, siswa terdaftar disini.

Pihak sekolah berusaha mendorong pihak wali murid untuk datang ke BRI untuk membuat buku rekening tersebut, sehingga pada saat datang di KCP BRI Kresek keterangan dari BRI bahwa kartu tersebut sudah Pernah dicetak pada tahun 2020.

Ketika mendapatkan informasi tersebut kami pihak sekolah bergegas mendatangi pihak BRI dan meminta klarifikasi seperti apa? Ternyata ya memang benar sudah di cetak pada tahun 2020. dan kami menanyakan siapa yang mencetak seperti apa terjadi seperti itu dan pigak BRI tidak bisa memberi tau karena dengan alasan privasi. dan untuk mempertanyakan tersebut pihak KCP BRI Kresek menyarankan untuk mendatangi BRI Cabang Tangerang Jl. A. Yani.

“Kami pihak sekolah merasa perihatin, karena kami tidak tahu bahwa siswa kami ada yang mendapatkan PIP kemudian sudah dicetak, entah siapa yang mencetak, atau alur kronologinya kami tidak tahu, karena posisinya disaat tahun 2021 ini mereka mendapatkan PIP dan kita mendorong ke KCP BRI Kresek ternyata seperti itu kejadiannya”tandasnya.

Intinya kami memohon kejadian ini pihak BRI memberikan kejelasan terkait permasalahan tersebut, agar tidak terulang lagi seperti tahun kemarin, bisa dicetak dan saldo dapat diterima haknya oleh penerima manfaat tersebut. Tutupnya.

Untuk berita ini di turunkan Pihak Bank BRI Blm Dpt diteumi waktu sudh tutup jam 15.30 wib ( Red/Riska)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru