Penabanten.com, Banten — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Generasi Muda Mathla’ul Anwar (GEMA MA) Provinsi Banten menggelar agenda halal bihalal dan ziarah ke makam pendiri Mathla’ul Anwar, KH. Mas Abdurahman, di Komplek Perguruan Cikaliung, Saketi, Pandeglang, Jumat (27/3/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan ramah tamah di Cafe Saung Kita, Pandeglang, sebagai bagian dari silaturahmi pasca Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.
Ketua DPW GEMA MA Banten, apt. Irwandi, menyampaikan bahwa tradisi ziarah kepada pendiri organisasi merupakan bentuk penghormatan dan napak tilas yang juga dilakukan oleh organisasi keagamaan lainnya.
“Seperti kader NU yang kerap berziarah ke makam KH. Hasyim Asy’ari di Jombang, dan kader Muhammadiyah ke makam KH. Ahmad Dahlan di Yogyakarta. Begitupun kami, sebagai generasi muda penerus estafet kepemimpinan Mathla’ul Anwar, menjaga tradisi ini dengan berziarah ke makam pendiri kami, KH. Mas Abdurahman,” jelas Irwandi.
Menurut Irwandi, ziarah ini bukan sekadar ritual, melainkan refleksi mendalam untuk melanjutkan pengabdian (khidmah) dan meneladani kesalehan para ulama dalam merawat keislaman serta kebangsaan.
“Ini adalah tradisi penghormatan, tawasul, dan napak tilas perjuangan ulama. Kami lakukan untuk mendoakan almarhum sekaligus menjadi ajang refleksi diri,” ungkap apoteker tersebut.
Momen ini dinilai istimewa karena bertepatan dengan suasana Idul Fitri dan menjelang pelaksanaan Muktamar ke-XXI Mathla’ul Anwar yang akan berlangsung di Kota Serang, Banten, beberapa hari lagi.
“Kami berdoa semoga semangat para pendiri Mathla’ul Anwar hadir pada pemimpin yang akan terpilih dalam muktamar nanti. Harapannya, muktamar ini melahirkan generasi penerus terbaik yang menjadi harapan umat,” tutur Irwandi.
Napak Tilas Sejarah dan Apresiasi Keluarga Pendiri
Di lokasi yang sama, mewakili keturunan KH. Mas Abdurahman, Kiai Farid Ma’ruf, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif GEMA MA Banten. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk refleksi dan keteladanan yang baik bagi generasi muda.
“Terima kasih kepada teman-teman GEMA MA Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Ustadz Irwandi yang sudah menyempatkan berziarah ke makam orang tua kami, orang tua kita semua, yaitu KH. Mas Abdurahman bin KH. Mas Jamal, sebagai pendiri Mathla’ul Anwar,” ujar Farid.
Dalam kesempatan itu, Farid juga menarasikan sejarah singkat perjalanan sang pendiri. KH. Mas Abdurahman dikenal sebagai ulama kharismatik yang merintis perjuangan melalui jalur pendidikan. Ide pendirian lembaga pendidikan ini berawal dari keprihatinannya terhadap kondisi umat saat itu, hingga akhirnya mendirikan Madrasah Mathla’ul Anwar pada tahun 1916 di Saketi, Pandeglang.
Pendirian madrasah ini menjadi cikal bakal lahirnya organisasi Mathla’ul Anwar yang kini memiliki ribuan cabang dan lembaga pendidikan di berbagai wilayah. Perjuangan KH. Mas Abdurahman dalam memadukan pendidikan agama dan umum menjadi fondasi utama yang terus dijaga oleh segenap kader hingga saat ini.
Kegiatan ziarah dan halal bihalal ini diakhiri dengan ramah tamah yang hangat, mempererat ukhuwah di antara kader generasi muda Mathla’ul Anwar se-Provinsi Banten menjelang perhelatan muktamar mendatang.













