Penabanten.com, Serang – Awak media mengutuk keras insiden pemukulan terhadap seorang jurnalis oleh oknum yang diduga sebagai preman bayaran dari PT Genesis. Kejadian ini terjadi saat tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama seorang jurnalis sedang melakukan peninjauan di lokasi perusahaan tersebut.
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menyatakan bahwa insiden ini bermula saat tim KLHK akan melakukan penutupan sementara terhadap PT Genesis. Penutupan ini merupakan tindak lanjut dari dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan perusahaan pada 25 Februari 2025.
“Saat tim KLHK dan seorang rekan media tiba di lokasi, mereka dihadang oleh sekelompok orang, termasuk yang diduga sebagai petugas keamanan dan beberapa karyawan perusahaan,” ujar AKBP Condro Sasongko. “Dalam insiden tersebut, salah satu rekan media kami mengalami pemukulan.” Saat ini, pihak kepolisian sedang mendalami kasus ini.
ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres menambahkan bahwa pihaknya akan memanggil dan memeriksa para pelaku yang terlibat.”Kami akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius. Pihak-pihak yang terlibat akan kami dalami dan akan kami periksa. Kami memastikan bahwa tidak ada ruang bagi tindakan kekerasan, terutama terhadap insan pers yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya,” tegas AKBP Condro Sasongko.
Sebelum insiden ini, pihak KLHK telah berencana melakukan tindakan hukum terhadap PT Genesis karena perusahaan tersebut diduga telah melakukan pencemaran lingkungan pada 25 Februari 2025. Penutupan sementara ini bertujuan untuk menghentikan operasional perusahaan sampai proses hukum selesai.
Hingga rilis ini diterbitkan, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus dan berkoordinasi dengan pihak terkait.