TURKI Minta APH Segera Proses Terduga Penggelapan Saldo KPM PKH Desa Cikuya

Minggu, 21 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


penabanten.com, Pandeglang – Komunitas Aktifis Tandu Reformasi Keadilan Indonesia (TURKI) meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten yang sudah menerima Laporan Pengaduan dari Aktifis baru-baru ini.

Menurut Tb.Aujani selaku Ketua TURKI saat diwawancarai oleh Awak Media mengungkapkan, bahwa Pihaknya mendesak Aparat Penegak Hukum agar segera memproses Pihak-pihak yang diduga melakukan penggelapan dan pemotongan saldo Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Cikuya Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten sejak Tahun 2017 sampai Tahun 2021.

“Kami meminta Aparat Penegak Hukum, khususnya KEJATI Banten agar segera memproses Pihak-pihak yang diduga telah melakukan penggelapan dan pemotongan saldo KPM Program PKH di Desa Cikuya Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang dari Tahun 2017 sampai Tahun 2021.” Tegasnya pada Hari Minggu (21/3/2021).

Selain itu Tb.Aujani juga mendesak kepada Para terduga kasus ini agar segera mengembalikan semua nilai kerugian yang diderita oleh KPM Program PKH di Desa Cikuya ini, yang notabenenya adalah para fakir miskin.

“Kami juga mendesak kepada Para terduga kasus ini agar segera mengembalikan semua nilai kerugian yang diderita oleh KPM Program PKH di Desa Cikuya yang notabenenya adalah keluarga fakir miskin.” Tegasnya.

Selain itu Tb. Aujani juga berjanji, apabila permasalahan ini tidak segera diselesaikan dan nilai kerugian KPM tidak segera diganti, maka pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa untuk mendorong dugaan kasus ini.

( Imron)

Berita Terkait

Kepala Desa Sukasaba Munjul Sambut HPN 2026: Momentum Banten Jadi Tuan Rumah, Wujudkan Pers Sehat dan Bangsa Kuat
Sekjen ATR/BPN Pastikan Perencanaan Anggaran Tahun 2026 Matang Sejak Awal
Kades Caringin Sesalkan Operasional JDEYO Bilyard & Cafe dan Pemotongan Sapi Tanpa Izin
Media Propamnews TV Gelar Anniversary Ke 1 Jelang Rakernas, Berlangsung Meriah Diciracas
Kades Caringin Klarifikasi Status Tanah Abah Jaya: Itu Milik Perumnas, Bukan Pribadi
Obat Tramadol-Exyemer Dijual Bebas di Munjul Pandeglang Banten, Penegakan Hukum Dinilai Lemah
Rumah Nyaris Roboh, Abah Jaya Warga Caringin Cisoka Harapkan Uluran Tangan Pemerintah
JDEYO Bilyard & Cafe Bilyard Di Caringin Cisoka, Di Duga belum Kantongi Ijin, Ini Kata Abah Jaya

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:34 WIB

Kepala Desa Sukasaba Munjul Sambut HPN 2026: Momentum Banten Jadi Tuan Rumah, Wujudkan Pers Sehat dan Bangsa Kuat

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:29 WIB

Sekjen ATR/BPN Pastikan Perencanaan Anggaran Tahun 2026 Matang Sejak Awal

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:20 WIB

Kades Caringin Sesalkan Operasional JDEYO Bilyard & Cafe dan Pemotongan Sapi Tanpa Izin

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:50 WIB

Media Propamnews TV Gelar Anniversary Ke 1 Jelang Rakernas, Berlangsung Meriah Diciracas

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:43 WIB

Kades Caringin Klarifikasi Status Tanah Abah Jaya: Itu Milik Perumnas, Bukan Pribadi

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:15 WIB

Rumah Nyaris Roboh, Abah Jaya Warga Caringin Cisoka Harapkan Uluran Tangan Pemerintah

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:09 WIB

JDEYO Bilyard & Cafe Bilyard Di Caringin Cisoka, Di Duga belum Kantongi Ijin, Ini Kata Abah Jaya

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:59 WIB

Mathla’ul Anwar Apresiasi Silaturahmi Presiden Prabowo dengan Ormas Islam, Tegaskan Komitmen Perdamaian Dunia dan Kemerdekaan Palestina

Berita Terbaru