Serahkan SK Pengangkatan Kepala Puskesmas, Bupati Tangerang Tekankan Pelayanan Sepenuh Hati untuk Masyarakat

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com – Tangerang, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan 10 Surat Keputusan (SK) tentang Pengangkatan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Penyerahan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Senin (19/1/26).

Penyerahan SK ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat layanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan pemerintah diharapkan mampu memberikan layanan yang berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Maesyal meminta para Kepala Puskesmas menjalankan amanah dengan penuh rasa syukur, keikhlasan, serta tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang ramah, profesional, penuh empati, dan berintegritas, sejalan dengan misi pembangunan Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan kesehatan yang berkualitas,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, layani dengan hati, ramah, profesional, penuh empati, dan berintegritas. Jangan sampai masyarakat datang ke Puskesmas justru merasa tidak dilayani dengan baik,” tandas Bupati Maesyal.

Dia menegaskan bahwa Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan merupakan kepanjangan pemerintah yang benar-benar hadir dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, peran Kepala Puskesmas sangat strategis dan sarat dengan tanggung jawab.

“Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan pemerintah. Di sanalah kita benar-benar hadir, menyentuh langsung masyarakat. Oleh karena itu, tugas Kepala Puskesmas ini bukan tugas yang ringan. Tugas ini adalah amanah, kepercayaan, dan tentunya tanggung jawab besar,” ujarnya

Lebih lanjut, dia juga meminta para Kepala Puskesmas agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru serta membangun kerja sama yang solid dengan seluruh tenaga kesehatan, kader, pemerintah kecamatan, desa, dan lintas sektor lainnya. Menurutnya, program kesehatan hanya dapat berhasil melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat.

“Program kesehatan tidak bisa dikerjakan sendiri, harus ada kolaborasi, harus ada sinergi dengan banyak pihak, lintas sektor,” katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh Kepala Puskesmas senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan, menjaga disiplin dan etika, serta menghindari tindakan yang dapat mencederai nama baik pribadi, institusi, maupun Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Tunjukkan bahwa ASN kesehatan di Kabupaten Tangerang adalah ASN yang profesional, berintegritas, dan benar-benar berorientasi pada pelayanan publik,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Bupati Maesyal berharap agar para Kepala Puskesmas juga dapat menjadi motor penggerak peningkatan mutu pelayanan kesehatan dasar, mendukung program-program prioritas kesehatan, serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.

“Saya ucapkan selamat bertugas kepada saudara-saudara yang hari ini menerima Surat Keputusan. Jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, penuh dedikasi dan tanggung jawab. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kelancaran, dan petunjuk kepada kita semua,” pungkasnya.

(Diskominfo Kabupaten Tangerang/Fn)

Berita Terakait

Siswa Man 1 Tigaraksa, Ihda Mawaddatussyajalah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang
Pemkab Tangerang Sambut Kolaborasi Tunas Pengusaha Muda dan Bappeda, Resmikan Desa Cikuya sebagai Desa Komoditi
Siapkan Tenaga Kerja Berkualitas, PT Trend and Fashion Dukung Polda Banten Program  Pelatihan Gyokai Indonesia
Pasca Polemik Pagar Laut, Koalisi Lembaga Anti Korupsi Desak KPK Periksa BPN dan Pemkab Tangerang
Letakan Batu Pertama, Bupati Tangerang: Museum Raden Aria Wangsakara Jadi Rumah Sejarah dan Pendidikan Generasi Muda
Warga Bayar PBB Tiap Tahun, Data Tanah Belum Jelas: Komisi I Sorot Kekacauan Data Wilayah: Husus PTSL Gembong dan Sukabakti
Hampir 20 Tahun Rusak Parah dan Kerap Dihantam Banjir, Warga Kampung Cipari Cisoka Tagih Janji Pemkab Tangerang
Proyek Hutan Bambu Cisoka  Anggaran Rp1,8 Miliar Disorot Squed : Baru Berupa Pemadatan Lahan, RDP Minta Kejelasan Audit

Berita Terakait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Siswa Man 1 Tigaraksa, Ihda Mawaddatussyajalah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang

Selasa, 29 September 2026 - 14:39 WIB

Pemkab Tangerang Sambut Kolaborasi Tunas Pengusaha Muda dan Bappeda, Resmikan Desa Cikuya sebagai Desa Komoditi

Kamis, 24 September 2026 - 11:10 WIB

Siapkan Tenaga Kerja Berkualitas, PT Trend and Fashion Dukung Polda Banten Program  Pelatihan Gyokai Indonesia

Minggu, 20 September 2026 - 07:10 WIB

Pasca Polemik Pagar Laut, Koalisi Lembaga Anti Korupsi Desak KPK Periksa BPN dan Pemkab Tangerang

Sabtu, 12 September 2026 - 01:16 WIB

Letakan Batu Pertama, Bupati Tangerang: Museum Raden Aria Wangsakara Jadi Rumah Sejarah dan Pendidikan Generasi Muda

Rabu, 9 September 2026 - 21:26 WIB

Warga Bayar PBB Tiap Tahun, Data Tanah Belum Jelas: Komisi I Sorot Kekacauan Data Wilayah: Husus PTSL Gembong dan Sukabakti

Jumat, 4 September 2026 - 19:01 WIB

Hampir 20 Tahun Rusak Parah dan Kerap Dihantam Banjir, Warga Kampung Cipari Cisoka Tagih Janji Pemkab Tangerang

Rabu, 2 September 2026 - 22:12 WIB

Proyek Hutan Bambu Cisoka  Anggaran Rp1,8 Miliar Disorot Squed : Baru Berupa Pemadatan Lahan, RDP Minta Kejelasan Audit

Berita Terabru