Pemkab Tangerang mencatat Kecamatan Rajeg, Masuk Katagori Wilayah Kumuh

- Penulis

Rabu, 12 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang mencatat Kecamatan Rajeg, masuk dalam katagori wilayah yang kumuh, karena masih banyak rumah-rumah yang tidak layak huni. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, saat acara musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di aula Kecamatan Rajeg, Rabu (12/2/2020).

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Muhammad Amud mengatakan, dalam catatan Pemerintah Kabupaten Tangerang, bahwa wilayah di Kecamatan Rajeg ini masuk dalam kategori yang kumuh.

Kata Amud, dia sedikit kaget setelah mengetahui hal terssbut, padahal di wilayah rajeg sudah banyak perumahan. Pasalnya, diwilayah rajeg masih banyak rumah yang tidak layak huni disetiap desanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena diwilayah rajeg masih banyak rumah yang tidak layak huni ditiap desa, maka kami mensupport program gebrak pakumis supaya koutanya ditambah,” kata Muhamad Amud kepada Wartawan.

Amud mengungkapkan, bahwa program gebrag pakumis ini, setiap tahunnya disedikan kuota 1000 unit oleh pemerintah daerah, namun ini dibagi untuk beberapa kecamatan. Dia berjanji, akan mengusulkan penambahan kuota untuk Kecamatan Rajeg, sehingga status kumu tidak lagi melekat di Kecamatan Rajeg.

“Kalau kecamatan rajeg setiap tahunnya ditambah, maka status kecamatan kumuh bisa di cabut,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Rajeg H.Ahmad Patoni mengatakan, bahwa di wilayahnya ini memang masih banyak rumah-rumah yang kumuh atau tidak layak huni. Dia juga mengatakan program gebrak pakumis diwilayah rajeg sudah berjalan dengan baik, namun Patoni mengaku ada sedikit kendala, yaitu sulitnya membangun rumah persial.

“Memang di Kecamatan Rajeg masih banyak rumah-rumah yang perlu penanganan, khususnya rumah yang tidak layak huni. Namun karena adanya program gebrak pakumis, jadi yang sulit itu rumah-rumah parsial itu,” katanya.

Dia berharap, dalam program gebrak pakumis itu bisa membangun rumah-rumah parsial, dengab jumlah yang menyesuaikan. Selain itu, dia juga meminta kepada Kepala Desa yang ada di Kecamatan Rajeg, untuk berkordinasi dengan Pemerintah Desa pada DPMPD, agar dana desa bisa digunakan untuk pembangunan rumah warga yang tidak layak.

“Kita inginnya Kepala Desa juga berkordinasi dengan pemdes, agar dana desa ini bisa digunakan untuk membangun rumah warga yang tidak layak huni,” ujarnya. (Mad Sutisna)

Berita Terakait

Hadiri Salat Iduladha 1447 H di Masjid Al-Amjad, Bupati Tangerang Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 1,08 Ton
Pemkab Tangerang Raih WTP ke-18 Berturut-turut, Bupati Maesyal: Bukti Tata Kelola Keuangan Semakin Baik
Dorong Tata Kelola Profesional dan Transparan, Bupati Tangerang Lantik Komisaris Dua BUMD
Wabup Intan Serahkan Bantuan UMKM Pengembangan Ekonomi Kreatif Kelurahan Tigaraksa,
Wabup Intan Monitoring Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Hari Raya Iduladha 1447 H
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Tinjau Kesiapan Kampus UNITOP dan Polytechnic Volunteer di Kabupaten Tangerang
Buka Festival Literasi 2026, Bupati Tangerang Harap Budaya Literasi Meningkat
Buka Dialog Literasi Digital KWRI, Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth

Berita Terakait

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:59 WIB

Hadiri Salat Iduladha 1447 H di Masjid Al-Amjad, Bupati Tangerang Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 1,08 Ton

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:57 WIB

Pemkab Tangerang Raih WTP ke-18 Berturut-turut, Bupati Maesyal: Bukti Tata Kelola Keuangan Semakin Baik

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:55 WIB

Dorong Tata Kelola Profesional dan Transparan, Bupati Tangerang Lantik Komisaris Dua BUMD

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:43 WIB

Wabup Intan Serahkan Bantuan UMKM Pengembangan Ekonomi Kreatif Kelurahan Tigaraksa,

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:39 WIB

Wabup Intan Monitoring Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Hari Raya Iduladha 1447 H

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:52 WIB

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Tinjau Kesiapan Kampus UNITOP dan Polytechnic Volunteer di Kabupaten Tangerang

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:49 WIB

Buka Festival Literasi 2026, Bupati Tangerang Harap Budaya Literasi Meningkat

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:44 WIB

Buka Dialog Literasi Digital KWRI, Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth

Berita Terabru

Pertanahan

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:42 WIB