Pembangunan Gapura Sodong Village Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi,Sarat Bacakan Oknum

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com – Tangerang, Pekerjaan pembangunan gapura, yang di selenggarakan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman berlokasi di desa Sodong vililage kecamatan Tigaraksa kabupaten Tangerang menuai sorotan warga dan aktivis terkait pembangunan infrastruktur.

Dari hasil pengecekan di lapangan pada Jumat 5 juni 2026, ditemukan sejumlah kejanggalan yang menunjukkan lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Pantauan dilokasi pembangunan proyek gapura Sodong Village tidak Sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan, dan terkesan asal jadi,
Anggaran yang dikucurkan pemerintah daerah diduga kuat hanya jadi bahan bacakan oknum tertentu,

Pasalnya terlihat pembangunan gapura tersebut ada pembekakan anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih parahnya lagi, di lokasi proyek terkesan asal jadi sehingga masyarakat mempertahankan kwalitas serta mutu pembangunan gapura tersebut nama pekerjaan : pembangunan gapura village lokasi :desa Sodong kecamatan tigaraksa ,mengetahui sumber anggaran, nilai Rp :148. 906. 500. 00 sumber dana : APBD kabupaten Tangerang ,pelaksana : CV indah Pertiwi

ADE aktivis serang menilai bahwa proyek ini sarat kejanggalan dan berpotensi merugikan negara.
Karna anggaran yang dikeluarkan pemerintah daerah sangatlah besar ,ada dugaan hanya bahan bacakan oleh oknum dinas dan kontraktor,

“Kami melihat banyak ketidak sesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan. Selain lemahnya pengawasan, juga menunjukkan kurangnya Ini bisa membahayakan masyarakat dan menjadi potensi penyimpangan anggaran,” tegas Ade

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana maupun pengawas proyek belum memberikan keterangan resmi terkait temuan di lapangan.

Diduga p pelaksana pekerja  dinkomfirmasi  belum ada respon bukan seperti mulut pake lakban.

Berita Terakait

Siswa Man 1 Tigaraksa, Ihda Mawaddatussyajalah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang
Pemkab Tangerang Sambut Kolaborasi Tunas Pengusaha Muda dan Bappeda, Resmikan Desa Cikuya sebagai Desa Komoditi
Siapkan Tenaga Kerja Berkualitas, PT Trend and Fashion Dukung Polda Banten Program  Pelatihan Gyokai Indonesia
Pasca Polemik Pagar Laut, Koalisi Lembaga Anti Korupsi Desak KPK Periksa BPN dan Pemkab Tangerang
Letakan Batu Pertama, Bupati Tangerang: Museum Raden Aria Wangsakara Jadi Rumah Sejarah dan Pendidikan Generasi Muda
Warga Bayar PBB Tiap Tahun, Data Tanah Belum Jelas: Komisi I Sorot Kekacauan Data Wilayah: Husus PTSL Gembong dan Sukabakti
Hampir 20 Tahun Rusak Parah dan Kerap Dihantam Banjir, Warga Kampung Cipari Cisoka Tagih Janji Pemkab Tangerang
Proyek Hutan Bambu Cisoka  Anggaran Rp1,8 Miliar Disorot Squed : Baru Berupa Pemadatan Lahan, RDP Minta Kejelasan Audit

Berita Terakait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Siswa Man 1 Tigaraksa, Ihda Mawaddatussyajalah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang

Selasa, 29 September 2026 - 14:39 WIB

Pemkab Tangerang Sambut Kolaborasi Tunas Pengusaha Muda dan Bappeda, Resmikan Desa Cikuya sebagai Desa Komoditi

Kamis, 24 September 2026 - 11:10 WIB

Siapkan Tenaga Kerja Berkualitas, PT Trend and Fashion Dukung Polda Banten Program  Pelatihan Gyokai Indonesia

Minggu, 20 September 2026 - 07:10 WIB

Pasca Polemik Pagar Laut, Koalisi Lembaga Anti Korupsi Desak KPK Periksa BPN dan Pemkab Tangerang

Sabtu, 12 September 2026 - 01:16 WIB

Letakan Batu Pertama, Bupati Tangerang: Museum Raden Aria Wangsakara Jadi Rumah Sejarah dan Pendidikan Generasi Muda

Rabu, 9 September 2026 - 21:26 WIB

Warga Bayar PBB Tiap Tahun, Data Tanah Belum Jelas: Komisi I Sorot Kekacauan Data Wilayah: Husus PTSL Gembong dan Sukabakti

Jumat, 4 September 2026 - 19:01 WIB

Hampir 20 Tahun Rusak Parah dan Kerap Dihantam Banjir, Warga Kampung Cipari Cisoka Tagih Janji Pemkab Tangerang

Rabu, 2 September 2026 - 22:12 WIB

Proyek Hutan Bambu Cisoka  Anggaran Rp1,8 Miliar Disorot Squed : Baru Berupa Pemadatan Lahan, RDP Minta Kejelasan Audit

Berita Terabru