Oknum RT Desa Walikukun, Diduga Pungut 50 Ribu Dari Penerima BST

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial (Kemensos) mengaku mengalami praktik pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum RT di Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten.

BST yang disalurkan pada Sabtu, 22 Agustus 2020 tersebut, dari total bantuan sebesar Rp600 ribu, warga penerima dipungut Rp50 ribu dengan alasan sumbanga atau iuran partisipasi untuk kegiatan Kampung Bersih.

“Iya pak, kemarin pas pencairan dana BST dari pemerintah, siangnya turun, pas malamnya kami dipinta uang Rp50 ribu dengan alasan untuk iuran partisipasi Kampung Bersih, katanya mau bikinin pos kambling,” kata salah seorang warga penerima bantuan yang tidak mau disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, salah seorang Ketua RT setempat, Kurnaidi membenarkan bahwa iuran yang dipungut ke warga penerima bantuan.

“Iya pak, memang ada iuran Rp50 ribu. Itu pun kami sudah sampaikan pas malamnya saat membagikan surat tanda pencairan, kita ada iuran Rp50 ribu. Jadi pas cair siang, malamnya kita tarik.
Kenapa harus pas cair BST. Ditariknya iuran karena warga saat itu sudah pasti ada uang dan sudah menerima dana BST,” ujarnya.

“Kebijakan iuran itu sudah melalui musyawarah. Musyawarahnya hanya melibatkan perangkat desa, RT, RW, tanpa melibatkan warga,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan Lurah Walikukun, Asep. Menurutnya, iuran itu sifatnya hanya partisipasi saja.

“Benar pak, kami adakan iuran partisipasi untuk Lomba Kampung Bersih sebesar Rp50 ribu per warga yang mau berpartisipasi saja. Ini kita sudah musyawarahkan dengan RT, dan RW. Cuma mungkin penyampaiannya mungkin tidak merata ke warga,” kata Lurah.

Terpisah, Koordinator DPC Kab Serang LSM Geram Banten Indonesia, Yusa Qorni. K mengatakan, dengan dalih apapun, pungutan dana bansos tidak dapat dibenarkan.

“Adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa Walikukun dalam program BST, bagi saya itu cermin rendahnya integritas seorang Kepala Desa dalam mengelola pemerintahannya, dan saya berharap aparat penegak hukum dapat menindak lanjutinya. Apalagi pungutan ini diduga bukan untuk pertama kalinya sesuai dengan informasi yang masuk ke lembaga kami,” pungkasnya.

Untuk diketahui, warga penerima BST di Desa Walikukun kurang lebih 600 kepala keluarga.

(Maulana)

Berita Terakait

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD
Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026
Semarak HUT ke-81 RI Desa Gembong, Wabup Intan Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
Kepala Desa Cibugel Sudarwan, A.Md.Kes. Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Karnaval dan Pesta Rakyat
Bupati Tangerang Perintahkan Rumah Ibu Suemah Segera Dibangun Usai Rubuh Akibat Erosi
Putra Desa Cikuya Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Serang, Kepala Desa: Teruslah Berjuang Demi Masa Depan
Hj. Nurbaeti, S.E., M.M. Sekcam Cisoka Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Kesiapan Sambut Upacara HUT RI ke-81 Terjamin
Paving Blok di Desa Tegalsari Jangan Main-Main, Ini Sanksi Tegas Denda 100 juta dan Kurungan penjara,

Berita Terakait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Desa Gembong, Wabup Intan Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Kepala Desa Cibugel Sudarwan, A.Md.Kes. Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Karnaval dan Pesta Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Bupati Tangerang Perintahkan Rumah Ibu Suemah Segera Dibangun Usai Rubuh Akibat Erosi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Putra Desa Cikuya Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Serang, Kepala Desa: Teruslah Berjuang Demi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Hj. Nurbaeti, S.E., M.M. Sekcam Cisoka Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Kesiapan Sambut Upacara HUT RI ke-81 Terjamin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Paving Blok di Desa Tegalsari Jangan Main-Main, Ini Sanksi Tegas Denda 100 juta dan Kurungan penjara,

Berita Terabru