Penabanten.com, Serang – Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya menjadi warna utama dalam acara Halal Bihalal yang digelar oleh Penasehat Cimande Maung Banten (CMB), H. Tubagus Aat Syafaat. Acara yang berlangsung khidmat ini berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari ulama, santri, hingga lintas organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan Paguron silat di Banten.
Nuansa acara terasa luar biasa karena mempertemukan figur-figur penting dari berbagai latar belakang. Kehadiran para ulama dan santri yang bersanding dengan para pendekar dan aktivis organisasi menciptakan atmosfer persatuan yang kokoh.
Dalam sambutannya, H. Tubagus Aat Syafaat menekankan pentingnya menjaga marwah dan eksistensi budaya lokal di tengah arus modernisasi.
“Terus jaga budaya Banten agar tidak musnah seiring berjalannya waktu. Kita harus bangga dan tetap konsisten merawat warisan leluhur kita,” tegas H. TB Aat Syafaat
Tidak hanya sekadar ajang silaturahmi, momentum Halal Bihalal ini juga diisi dengan aksi sosial. Sebagai bentuk rasa syukur, H. TB Aat Syafaat memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu yang turut diundang dalam acara tersebut.
Baginya, keberkahan sebuah organisasi dan perjuangan tidak lepas dari doa dan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.
Pesan Persatuan
Acara ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan wadah organisasi bukanlah penghalang untuk bersatu. H. TB Aat Syafaat, yang menaungi berbagai ormas dan paguron, berharap kerukunan antara ulama, santri, dan pendekar ini terus terjaga demi kondusivitas dan kemajuan daerah Banten.
“Melihat ulama, santri, ormas, dan pendekar duduk bersama menjadi satu, ini adalah kekuatan luar biasa bagi kita semua,” tutupnya.













