Penabanten.com, Merak Cilegon – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan pergerakan pemudik yang signifikan pada periode H-3 Lebaran 2026. Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran, jumlah penumpang yang menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara mencapai 163.603 orang dalam kurun waktu 24 jam pada periode 19 Maret 2026.
Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 5,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang tercatat sebanyak 154.931 orang. Tren kenaikan ini didominasi oleh pengguna kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat.
(Lintas Merak – Bakauheni)
Secara mendalam, data menunjukkan pergeseran preferensi moda transportasi masyarakat:
Kendaraan Roda Dua: Tercatat sebanyak 22.865 unit, naik 4,6% dibanding tahun lalu.
Kendaraan Roda Empat: Mencapai 19.459 unit atau meningkat tajam sebesar 8,2%.
Total Kendaraan: Keseluruhan kendaraan yang menyeberang di H-3 mencapai 44.440 unit, naik 5,1% dari tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan bahwa secara akumulatif sejak H-10 hingga H-3, total penumpang yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 631.531 orang dengan total kendaraan sebanyak 163.310 unit.
Kenaikan volume lalu lintas yang lebih mencolok justru terjadi pada arus dari Sumatera menuju Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu). Pada H-3, total penumpang mencapai 57.319 orang, melonjak signifikan sebesar 19,5% dibandingkan tahun lalu.
Peningkatan tajam juga terlihat pada sektor logistik dan kendaraan:
Truk: Naik 37,8% dengan total 1.744 unit.
Kendaraan Roda Dua: Meningkat drastis 34,9% (978 unit).
Total Seluruh Kendaraan: Tercatat 10.756 unit, tumbuh 22,5% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Guna mengantisipasi puncak arus mudik, ASDP telah mengoperasikan sebanyak 142 trip di lintasan Merak-Bakauheni dan 167 trip dari arah sebaliknya dalam 24 jam terakhir. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran flow kendaraan dan meminimalisir antrean di kantong-kantong parkir pelabuhan.
ASDP senantiasa mengimbau para pemudik untuk mengatur jadwal perjalanan, memastikan telah memiliki tiket setidaknya H-1 keberangkatan melalui aplikasi resmi, serta menjaga kondisi fisik dan kendaraan demi keselamatan selama perjalanan mudik








