Penabntsn.com, Di antara rimba rimbun dan sungai yang mengalir, berdiri tegar seorang remaja Baduy. Bukan gawai atau seragam sekolah yang ia genggam, melainkan botol-botol madu murni, hasil titipan alam. Senyumnya teduh, matanya menyimpan cerita ribuan tahun. Ia adalah penjaga tradisi, duta alam yang tak pernah lelah melangkah, membawa manisnya hutan untuk dunia luar.
Di tengah arus modernisasi, ia tetap setia pada panggilan leluhur. Dengan lilitan kain tenun dan langkah kaki tanpa alas, ia menyusuri jalan setapak, menjajakan madu hutan. Kontras antara kesederhanaan hidupnya dan kemurnian madu yang ia tawarkan menjadi pengingat: kebahagiaan sejati seringkali ditemukan dalam hal-hal yang paling otentik. Ia adalah potret sederhana dari keteguhan, bukan sekadar penjual, melainkan pewaris dan pelestari alam yang ia bawa.
Melalui madunya, ia mengajari kita bahwa kekayaan tak selalu diukur dengan materi, melainkan dari ketulusan dan harmoni dengan alam.
ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT