Penabanten.com, Serang – Niat ingin bekerja di perusahaan PT Luncheong Brother Kragilan (AI) dan (IH) dua orang perempuan warga Kp Pacet Desa Kepandean Kab Serang Banten, Rabu (7/10/2026) Siang, dirinya merasa lelah di berikan harapan oleh (HK) seorang perempuan oknum calo karyawan yang tinggal di Cisaid Kragilan, (HK) menjanjikan (AI) dan (IH) bisa masukkan kerja ke PT Luncheong Brother di pinta biyaya administrasi 4.000.000 perorang, saking senangnya (AI) dan (IH) mengadukan hal tersebut pada orang tuanya masing masing, ibu (AI) dan (IH) merespon lalu mereka karena tidak ada uang terpaksa
mencari pinjaman agar anaknya bisa masuk kerja di PT Luncheong Brother.
Setelah uang tersebut diberikan oleh (MD) sebesar 3.800.000 dan (IH) baru memberikan separuh dengan nilai 2.000.000 dan sisanya akan dibayarkan setelah masuk kerja, saat uang tersebut diberikan pada (HK) melalui Brilink 2.000.000 oleh (AI) sisanya dibayar kes 1800.000 dan (IH) melalui akun Dana sebesar 2.000.000 sangat disayangkan kekecewaan diterima oleh (AI), (IH) beserta orang tuanya (HK) memberikan janji janji dari bulan April 2026 dengan dalih setelah uang di transfer jangka waktu 1 Minggu bisa masuk kerja sampai saat ini bulan Oktober 2026 kerjaan tersebut tidak ada.
Karena lelah diberikan harapan palsu (AI) dan (IH) melaporkan kejadian tersebut kepada Satreskrim Pores Serang Polda Banten, dengan bukti Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor : STTLP/B/646/X/2026/SPKT/SATRESKRIM/POLRES SERANG/POLDA BANTEN
(AI) Saat diwawancara awak media di Polres Serang, mengatakan
” Pertamanya saya dikasi tau kakak saya bahwa (HK) orang Cisaid Kragilan bisa masukkan kerja di PT Luncheong Brother, terus saya bilang ke Kakak, “Iya mau kerja, terus saya di suruh kakak beresin lamaran dan dikasihkan ke (HK). paginya saya ngasih lamaran ke (HK) terus (HK) bilang, (AI) udah sampai ke rumah, udah dari jam 8 pagi jawab saya, pas saya kerumahnya (HK) enggak ngomong apa-apa. Cuma bilang “Ya udah Nong,” katanya.
Masih bersama (AI) “Mau enggak nganterin lamarannya ke PT.Luncheong, ke pabriknya itu?” Saya jawab “Enggak bisa,”
habis itu, “Ya udah nanti adik saya aja yang nganterin orang Nong-nya udah kelamaan ke sini, udah kesiangan.” Kata (HK) kesaya.
habis itu (HK) bilang “Gak apa-apa Nong kalau mau pulang mah, takut baru pertama kali ketemu takut canggung mau ngobrol apa,” kata (HK) kesaya.
gak ada obrolan lagi, “Ya udah gak apa-apa pulang,” katanya. “Pulang aja, nanti. nanti kalau udah sampai rumah TF ya. Saya jawab “Iya Teh,” tak gituin.
Saya pulang dia nge-chat saya ” Nong, “TF… udah TF belum?” “Belum,” kata saya. Ya udah itu, langsung ke BRILink nge-TF ke nama saya (HK),” tambahnya.
Saat ditanya awak media berapa uang yang dikirim ke (HK)
(AI) menjawab ” 2 juta pas diberikan itu buat masuk ke perusahaan Luncheong Brother dikirim uangnya Lewat BRILink dan akun DANA ada juga kes,” Imbuhnya.
Sambung (IH) Saudara dari (AI) yang sama sama ikut melamar lewat (HK) dikatakan (IH) pada awak media dihadapan (AI) setelah selesai buka Laporan Polisi Polres Serang.
” Ya sama saya disuruh TF juga sebesar 2 juta untuk DP dan sisanya setelah masuk kerja, tapi sampai sekarang enggak ada kabar.
nanti nanti ya sabar,” bilang kesaya. Dijanjikannya kayak gitu doang. Janjinya ya, “Sabar ya sabar, belum ada info, nanti saya tanyain ke suami saya,” kata (HK) gitu, kami maunya diproses hukum aja sekalian (HK) kami sudah memohon mohon tapi jawabnya begitu terus ngejanjiin ,” Jelasnya.
Dengan adanya laporan ini kami berharap kepolisian Polres Serang segera menindak lanjuti biar tidak ada lagi korban selanjutnya,” Tutupnya.


















